Lihatlah Kota Kecilku, Penuh Sejarah Masa Lalu, Yang tak mungkin Hilang dari Benakku, Lihatlah Sejarah Disini, Semuanya Penuh Berarti, Yang Bisa Jadi Gambaran Hidup Ini, Bila Kau Datang Ke Kota Mentokku, Haaa.. Disini Ada Cerita, Haaa.. Tentang Pengasingan Para Pejuang Negeri

Ape ok ?

Memuat...

Selasa, 06 September 2011

GERAKAN YAHUDI

Dunia Islam diresahkan dengan terbunuhnya Saddam Husein, Osama bin Laden, serta Konflik Libya. Kenapa semua itu bisa terjadi ? Apa dan Siapa yang mempermudah terjadinya semua itu ?
Gerakan Yahudi tidak akan berhenti hingga Hari Kiamat. Bukan hanya Islam yang dipelintir tapi juga Penganut Agama lain pun menjadi sasaran.
Berikut ini sedikit informasi yang saya peroleh dari Daftar Artikel web http://syiahali.wordpress.com (mohon ijin ya). Mudah-mudahan bermanfaat. Amin.



Alqaida Vs HAMAS : Bukti Juru Bicara Alqaida (WAHABY QUTHBIYUN) adalah Agen ZIONIST KETURUNAN YAHUDI

OR YOU CAN SEARCH IN YOUTUBE :
Jewish Zionist faking Al Qaeda

Zionist used al aqaida to destroy WTC (9/11)

9/11 CONSPIRACY: MORE PROOF OF BOMBS PLANTED IN THE TOWERS!!

OR : http://www.youtube.com/watch?v=h7cvjBViV7g&feature=related

Alqaida hanya memusuhi Amerika & HAMAS palestine?

Ternyata ada Agen Yahudi di Al qaida!

ketahuilah, Salafi adalah pemecah umat islam yang didirikan oleh YAHUDI YANG PURA PURA MEMELUK ISLAM.

KINI MUNCULAH GOLONGAN TAKFIRI WAHABI JIHADI / SALAFY JIHADI/ TERORIS ALQAIDA YANG DIDALAMNYA BANYAK ANTEK ANTEK ZIONIST.

“Zionist yahudi ingin menguasai dunia penghalangnya adalah Islam dan Kristen”bagai mana yahudi untuk mengalahkan islam dan kristen?
1. Yahudi mengadu islam vs kristen dengan membuat aliran-aliran radikal (spt majelis mujahidin indonesia (wahaby), noordin M top cs (wahaby), taliban (wahaby)
Sedangkan taliban/alqaida adalah pendatang yang memecah balah umat islam di afgan dan yang merusak perjuangan suci rakyat afgan melawan penjajah, ia menegakan hukum wahaby bukan hukum islam), dsb.
2. Mengadu sesama umat islam (membuat aliran-aliran sesat seperti wahhaby, islam liberal dsb.)
3. Mengadu sesama kristen (seperti membuat aliran-aliran radikal dalam kristen)
—————————————————————————

Kakek Jubir Al-Qaidah untuk AS Penyumbang Negara Israel?

Laporan dari saluran televisi Israel Channel 10 menyebutkan bahwa juru bicara Al-Qaidah untuk Amerika yaitu Yahya Adam Gadahn, yang merupakan salah satu yang orang yang paling dicari oleh Amerika Serikat dan negara-negara Barat lainnya setelah Usamah bin Ladin adalah orang keturunan Yahudi.
Channel 10 melaporkan bahwa Yahya adalah seorang Yahudi bernama Adam Perlman sebelum ia mengumumkan dirinya masuk Islam dan menjadi salah satu yang orang yang dianggap paling berbahaya dan merupakan pembantu senior Usaman bin Ladin.
Laporan itu mengatakan bahwa kakek Gadahn adalah seorang Yahudi, dan telah menjadi penyumbang sejumlah besar uang bagi negara Yahudi Israel.”
————————————————–

Juru Bicara Al-Qaidah AGEN ZIONIST Keturunan Yahudi

Seorang kepercayaan Usamah bin Ladin, Yahya Gadhan, keturunan dari Yahudi yang sangat berperan dalam pendirian negara Israel
Hidayatullah.com–Salah satu stasiun televisi Israel melaporkan bahwa ternyata Yahya Gadhan, juru bicara resmi Al-Qaidah adalah seorang keturunan Yahudi.
Yahya Gadhan merupakan orang yang sangat dicari oleh Amerika Serikat dan negara-negara Barat lainnya, setelah pemimpin Al Qaidah Usamah bin Ladin. Demikian dilansir Islammemo.cc (23/5).
Seperti dikutip stasiun televisi tersebut, nama asli Yahya Gadhan sebelum masuk Islam dan bergabung dengan kelompok Usamah bin Ladin adalah Adam Perl Man.
Laporan televisi tersebut juga menambahkan bahwa kakek Yahya Gadhan adalah seorang Yahudi, yang telah banyak menyumbangkan hartanya untuk kepentingan pendirian negara Israel.
———————————————————————————-

TERORIS ALQAIDA (ANTEK ZIONIST) HANYA MENGADU DOMBA MUSLIM DENGAN USA SEMENTARA IA MEMERANGI HAMAS DAN MEMECAH BELAH PERLAWANAN RAKYAT PALESTINE MELAWAN ISRAEL..LIHATLAH KETUA ALQAIDA PALESTINE MENDIRIKAN NEGARA BARU DAN MENGKAFIRKAN HAMAS! DAN SEMUA ANTEK ALQAIDA BERSUMPAH TIDAK AKAN MEMBERITAKAN TENTANG HAMAS! BUKTI ARRAHMAH ANTEK WAHABY ALQAIDA MEMUSUHI HAMAS :


—————————————————————

Di Saudi Arabia (daulah rezim wahabi) Ada Pangkalan Militer Kafir USA dan Zionist Israel

1. PANGKALAN MILITER KAFIR USA DI SAUDIARABIA SEJAK TAHUN 1942 SAMPAI SEKARANG
Beberapa peristiwa yang tidak ada fatwa yang melarang/membolehkannya. Inilah bukti bahwa WAHABI ADALAH MADZAB PELINDUNG THAGHUT REZIM ZIONIST SAUDI ARABIA! :
- Traktat Ibn Sa`ud – Inggris pada 26 Desember 1915
- Penempatan pangkalan udara penting milik AS di Dhahran, dari 1942 sampai 1962 (dilanjutkan sampai sekarang)
Wahaby menyewa pasukan zionis USA dengan bayaran yang sangat tinggi, cukup untuk USA membuat senjata-senjata baru dan membantu zionis israel membantai muslim di Palestine
- Fatwa membolehkan meminta pertolongan Amerika dalam Perang Teluk 1990-1991.
Pada 1990, Alm Saddam Husein menginvasi Kuwait dan menimbulkan salah satu krisis dan kemudian perang penting setelah Perang Dingin. Dalam rangka menentang agresi dan invasi tersebut, Raja Saudi Arabia meminta bantuan terutama dari Amerika Serikat. Majelis ulama senior Arab Saudi mengeluarkan fatwa yang membolehkan tindakan tersebut dengan alasan dlarurah. Sehingga USA dengan wahaby membantai jutaan muslim sunni di irak.
Raja Abdullah, pemimpin Arab Saudi dikenal dekat dengan AS. Bahkan terhadap mantan presiden AS George W. Bush, Raja Abdullah banyak memberikan bantuan secara finansial dan juga keleluasaan dalam menentukan kebijakan militer AS dan Barat di Arab Saudi yang juga berimbas pada kawasan Timur Tengah.
Tidak jauh dengan rajanya, tentara Arab Saudi pun mau tak mau menjadi akrab dengan tentara AS. Ibaratnya, guru kencing berdiri, ya murid pun kencing berlari. Mereka sering mengadakan acara bersama. Mulai latihan perang bersama, sampai acara santai. Berikut foto-foto yang menunjukan betapa “mesranya” hubungan antara tentara AS dan Arab Saudi.

Seorang komandan tentara Saudi menyambut kedatangan para tentara AS.

Para pembesar militer AS tengah menyusun rencana, sementara tentara-tentara Saudi Arabia merubunginya.

“Nih lihat, iPhone terbaru. Di sini udah ada belum?” Mungkin begitu kata si tentara AS pamer gadget terbarunya.

Dua komandan berbeda negara, berbeda ideologi saling menjabat tangan dalam acara sarasehan.

“Ha ha ha…. situ bisa aja. Bercandanya jangan kelewatan dong!”

Seorang perwira AS tengah memberikan briefing pada tentara Saudi.

Dan kini, tentara AS pun bebas jalan-jalan atau sekadar olah raga di kota-kota Saudi. Dipandu tentara Saudi lagi.
(sa/alhqmh)
2. Pangkalan Militer Israel di Pulau Tiran dan Sanafir SAUDI ARABIA (DAULAH WAHABI) SEJAK TAHUN 1967 SAMPAI SEKARANG

Ini adalah rahasia yang sudah cukup lama tersimpan. Ternyata Israel telah menduduki pulau-pulau bagian Arab Saudi sejak tahun 1967. Tiran dan Sanafir, dua pulau gabungan dengan luas 113 kilometer persegi.
Posisi kedua pulau ini berada di lokasi yang sangat strategis di mulut Teluk Aqaba, di mana lalu lintas laut ke pelabuhan selatan Israel Eilat harus melewati perjalanan ke dan dari Laut Merah.
Meskipun pemerintah Arab Saudi mungkin mengatakan bahwa itu adalah pulau-pulau kecil, dan hanya mempunyai kekayaan terumbu karang yang tak begitu penting, tapi siapa pun yang menguasai Teluk Aqaba, maka sama saja dengan menguasai lalu lintas perairan di daerah itu.
Juga ada sebuah kenyataan yang bertentangan, selama ini Arab Saudi berjuang mati-matian untuk pulau-pulau yang sama di sekitar itu, namun khusus Tiran dan Sanafir tampaknya mereka enggan untuk menentang Israel.
Ketika Mesir berdamai dengan Israel pada tahun 1978, Presiden Anwar Sadat menolak untuk memasukkan kedua pulau itu dalam perjanjian damai, dengan alasan bahwa mereka milik Arab Saudi. Bahkan dalam Google map pun kedua pulau itu terlihat jelas sebagai milik Arab Saudi. Jadi mengapa ada keengganan untuk menentang orang Israel, dan mengapa ada penggelapan media?
File:Strait tiran 83.jpg



Awal mula berdirinya israel adalah runtuhnya kekhalifan Sunni Turki ustmani yang disebabkan pengkhianatan arab badwi wahabi pimpinan king FAISAL DAN LAWRENCE DE ARABIA (YAHUDI AGEN BRITISH). Ini adalah video dokumenter tentang pengkhianatn wahhaby ini :
Rezim Wahhaby Saudi arabia adalah madzab sesat buatan yahudi british untuk menghancurkan islam dari dalam serta mengadu domba islam dnegan kristen. Ini bertujuan agar zionis yahudi laknatullah lebih mudah mengusai palestine dan dunia. Inilah pemimpin rezim suadi arabia (Raja fahd) yang dengan bangga berkawan dengan zionis britis dan berkalung salib:


Bush Su\" height=
Wahhaby symbol (Saudi arabia kingdom or wahhaby kingdom symbol)


from : http://www.alriyadh.gov.sa/election/en-sh.asp
An emblem was designed for the elections campaign. It evokes the national symbol of Saudi Arabia and highlights the electoral process as a continuous build up and preservation of the country’s achievements in the field of development.
The campaign also selected a quotation from the address of the Custodian of the Two Holy Mosques King Fahd bin Abdul Aziz (Chief of wahhaby) in which he called on the citizens to practice the election process as it is a participation in the decision making.

DR. Hendro Priyono (Mantan Ketua BIN ) : Wahhaby (agen yahudi) Dalang semua semua Aksi Teroris!

“Zionist yahudi ingin menguasai dunia penghalangnya adalah Islam dan Kristen”bagai mana yahudi untuk mengalahkan islam dan kristen?
1. Yahudi mengadu islam vs kristen dengan membuat aliran-aliran radikal (spt majelis mujahidin indonesia (wahaby), noordin M top cs (wahaby), taliban (wahaby)
Sedangkan taliban/alqaida adalah pendatang yang memecah balah umat islam di afgan dan yang merusak perjuangan suci rakyat afgan melawan penjajah, ia menegakan hukum wahaby bukan hukum islam), dsb.
2. Mengadu sesama umat islam (membuat aliran-aliran sesat seperti wahhaby, islam liberal dsb.)
3. Mengadu sesama kristen (seperti membuat aliran-aliran radikal dalam kristen)
Yang Saya Maksud Wahabi Aliran Keras

Tidak semua Wahabi, lho. Yang saya maksudkan adalah Wahabi aliran keras. Kelompok ini tidak mau berpartai, karena partai menurutnya kafir.Wahabi aliran keras. Itu yang dimaksudkan Hendropriyono ketika menyebut habitat Noordin M Top sehingga sulit untuk ditangkap. Kepada Sabili di Jogjakarta, mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) itu menjelaskan siapa yang dimaksud dengan Wahabi di balik serangan bom di Indonesia .Dalam sebuah wawancara di stasiun televisi swasta, Jenderal TNI (Purn) Dr. Ir. Drs. Abdullah Mahmud Hendropriyono SH, SE, MBA, MH menyebut Wahabi, terkait dengan rentetan pemboman yang terjadi di negeri ini. Ketika Sabili mengkonfirmasi wahabi yang dimaksud, Hendro menjelaskan panjang lebar.“Ketika itu saya ditanya oleh Metro TV tentang teroris, kenapa masih terus terjadi? Saya bilang, selama lingkungan masih ada yang menerima Noordin M Top, maka terorisme akan terus berlangsung. Agama kita, memberi pengertian yang dalam, bahwa tujuan yang baik tidak harus menghalalkan segala cara. Yang rugi, jelas umat Islam dan negara kita sendiri. Karena itu, harus dihentikan. Tujuan baik kalau caranya salah tetap salah.”
Lantas siapa yang dimaksud dengan lingkungan atau habitat Noordin M Top? Dikatakan Hendro, doktrin klasik kita, cuma mengenal dua, yaitu: al mukminin dan al kafirin. Antara al mukminin dan al kafirin itu ada yang dipertajam, dan ada yang memperhalus. “Yang mengkafir-kafirkan sesama Muslim inilah yang saya maksud sebagai habitat. Abu Ghifari, mantan anggota Jamaah Islamiyah (JI) adalah salah satu yang tidak setuju doktrin mengkafir-kafirkan, makanya dia keluar dari JI, tapi bukan berarti dia tidak Islam. Kalau anggota JI punya pendirian seperti dia, Indonesia pasti aman.”
Hendro memberi contoh, Yayasan Muaddib di Cilacap, justru menciptakan masyarakat sendiri. Inilah masyarakat yang menjadi habitat Noordin M Top. Sekarang polisi terus memburu ketua yayasan pesantren itu.

Nasir Abbas

Baca Buku Membongkar “Jamaah Islamiyah”
Menurut Hendro, Noordin M Top punya akses langsung ke Al Qaidah. Karenanya, dunia kecolongan. Usamah bin Ladin dan Aiman Az Zawahir, sudah masuk ke seluruh dunia, termasuk Indonesia. Begitu JI dikendalikan oleh Abu Rusydan dan Nasir Abbas, organisasi itu mulai moderat.
“Tidak semua Wahabi, lho. Yang saya maksudkan adalah Wahabi aliran keras. Kelompok ini tidak mau berpartai, karena partai menurutnya kafir. Kelompok keras ini beranggapan, dalam Islam tidak ada demokrasi. Menurut saya, setiap negara seyogianya punya filsafat dan ideologinya sendiri. Setelah itu, kita bisa hidup berdampingan secara damai. Tapi kalau mengusung ideologi internasionalisme, tidak bakal ketemu.”
Dikatakan Hendro, bahasa yang digunakan dalam terorisme ternyata terbelah atas dua tata permainan bahasa; mengancam dan berdoa. “Para pelaku terorisme juga mengalami kegagalan kategori, yaitu ketidakmampuan untuk membedakan pengetahuannya sehingga mengakibatkan subjek dan objek terorisme menjadi tak terbatas,” ungkap Hendro yang baru menyandang predikat doktor ilmu filsafat Universitas Gajah Mada (UGM) dan berhasil meraih cumlaude Sabtu lalu (25/7).
Subjek terorisme mempunyai kondisi kejiwaan yang memungkinkan berkembangnya fisik, emosi dan intelektual secara optimal, karena mereka adalah orang normal, buka orang gila. Semua tindak terorisme, termasuk di Indonesia saat ini, adalah implementasi cara berpikir para pelakunya. Terorisme sendiri terjadi akibat ideologi, bukan kepentingan. “Apa yang bisa menghentikan terorisme adalah dengan menghentikan cara berpikir seorang yang berkepribadian terbelah. Kalau itu berhenti, teroris berhenti.”
Terorisme, kata Hendro, terjadi akibat benturan dua filsafat universal dunia, yakni demokrasi yang tidak dilaksanakan secara etis dan fundamentalisme. Selama keduanya belum berubah ke arah yang lebih baik dan menyatu, terorisme akan terus ada.
Diakui Hendro, di antara ideologi itu, ada yang menginginkan liberalisme dan kapitalistik. Sedangkan Islam menginginkan kekhilafahan. Kalau kita ingin perdamaian dunia, maka harus merupakan sintesis dari dua tesis. Sekuler-liberal dengan Islam yang akomodatif-moderat. “Kalau tidak gitu, gak ketemu. Teror dibalas teror gak selesai. Dunia akan terus kecolongan, sebelum kita selesaikan.”
Jadi yang ngebom-ngebom itu Wahabi, begitu? “Wahabi aliran keras lah yang mengakomodir Noordin M Top masih tetap hidup. Apa susahnya mencari Noordin M Top, dia orang Malaysia, logatnya saja kentara bahwa dia bukan orang Indonesia . Makanya lingkungan atau habitatnya harus dibersihkan. Yaitu aliran keras Wahabi yang kawin dengan aliran keras Ikhwanul Muslimin.”
Bukankah Wahabi dengan Ikhwanul Muslimin berbeda? “Ya, akhirnya mengerucut di Al Qaidah. Jadi Usamah itu adalah gabungan salafi, wahabi, ikhwan,” terang Hendropriyono.
Seringkali Wahabi dijadikan stigma terhadap kelompok Islam tertentu. Yang ujung-ujungnya adalah Islamphobi. Menanggapi itu, Hendro mengatakan, “Itu orang nggak ngerti. Apa gunanya kita punya kementrian agama, harusnya diberi penjelasan, apa itu wahabi, salafi, Ikhwanul Muslimin dan Al Qaidah, biar jelas. Kalau yang menjelaskan intelijen, saya disalahin melulu. Capek saya,” ujar lelaki kelahiran Yogyakarta , 7 Mei 1945.
Yang jelas, tudingan Wahabi pernah dilekatkan pada PKS dan ormas Islam lainnya. Mereka tidak terima. “Memang, orang pasti akan bertanya, Wahabi yang mana? Salafi yang mana? Itu sama saja menyebut Jawa yang mana? Sekali lagi, yang saya maksudkan adalah Wahabi aliran keras yang tidak mau berpartai. Kalau ada yang mengikuti demokrasi, mereka akan mengkafirkan. Ini Wahabi yang saya maksud. Orang yang menyebut kafir karena menolak demokrasi, ini harus dibersihin. Terorisme akan hidup terus selama masih ada orang yang suka mengkafirkan!”
Apakah penyebutan Wahabi ini akan menjadi pukat harimau bagi gerakan Islam? Hendro yang mengaku dari kecil sekolah di Muhammadiyah pun juga Wahabi. Tapi, Hendro mengatakan, Muhammadiyah bukan Wahabi yang merusak. “Mereka takut. Kan saya tidak mau pukul rata, saya bukan orang tolol, ini Wahabi yang mana dulu. Yang maksudkan alah wahabi aliran keras. Memang yang lembut bisa menjadi keras. Itulah harus kita bersihin. Sebut saja Muhammadiyah, ada tarik menarik, untuk menjadi Wahabi, ada pula yang ingin menjadi Liberal. Posisi Muhammadiyah pun jadi rebutan ideologi.”
Perkembangan geopolitik global menjadi penyebab lahirnya terorisme global. Tapi tidak harus teror jawabannya, harusnya uswatun hasanah. Teror itu bukan perang. Hendro tidak setuju, dengan memunculkan Wahabi ini akan melemahkan spirit Islam sendiri. “Oh, nggak, bukan begitu. Kita tidak usah bergantung Wahabi. Kita berpedoman pada Al Qur’an dan Hadits. Kenapa kita harus ikut-ikutan yang bukan Nabi. Tujuan baik kalau jalannya salah, keliru.”
Persoalannya bukan hanya di dalam internal umat Islam sendiri, melainkan juga keterlibatan unsur asing. Hendro mengatakan, bukan tidak mungkin, ada keterlibatan CIA. Yang jelas, yang bisa menyelesaikan adalah kita sendiri, bukan orang lain. Sebab, jika dari luar, nambah gak karuan negeri ini.
Menurut Hendro, untuk menghancurkan suatu jaringan ada empat poin yang bisa dilakukan. Pertama, tangkap orang-orang kunci. Kedua, putuskan hubungan. Ketiga pangkas support logistic. Keempat bersihkan lingkungan. Kempat inilah yang akan menghancurkan organisasi. Ketika bom berulangkali terjadi, ada kemirisan yang muncul, umat Islam kembali menjadi kambing hitam. “Itulah yang membuat saya sedih. Makanya sebelum saya mati, mudah-mudahan saya masih bisa melihat Indonesia aman, dan menjadi ummatan wahidah, umat yang bersatu. Umat ini terbelah akibat Noordin M Top.”


Setelah ditubuhkan pada tahun 2007 di Malaysia dengan rancangan rapi dilihat untuk mengucar-kacirkan masyarakat Islam bertopengkan nama Ahli Sunnah Wal Jamaah atau Salafiah. Pusat yang menyorok dibawah nama pendidikan global ini dimajukan lagi dengan pelbagai startegik yang bertopengkan sebuah universiti dengan nama tanah bersemadinya junjungan besar nabi Muhammad Sollallahu ‘alaihi wasallam lantas dinamakan sebagai Al-Madinah International University bertempat di Plaza Masalam tingkat 11 Seksyen 9 Shah Alam Selangor.Setelah beberapa tahun berusaha mendapatkan pelajar tempatan, malangnya pencampaian mereka dalam fatrah itu kurang memuaskan mungkin dek kerana fahaman Pelampau Wahabi masih bersumut dalam badan pusat pendidikan tersebut maka kajian demi kajian promosi dihangatkan bagi menarik pelajar tempatan memasuki pusat pengajian mereka agar diasah dan disirap dengan danur fahaman songsang yang mengfasadkan ummah melayu beberapa takhtik telah di’cantik’kan empunya badan.Dengan susunan rapi berdaftar pada badan-badan tertentu dan memasukkan beberapa tokoh tanah air memegang jawatan penting di Universiti tersebut bagi menguatkan lagi hubungan dan beberapa kementerian tanah air ditambah lagi dengan wang yang di’tabur’kan sudah pasti meliurkan sesiapa yang kurang arif kan terjebak dalam jerat bertopeng Quran & Sunnah mereka.Terkini difokuskan pula kepada mangsa keadaan pergolakan di Mesir iaitu pelajar-pelajar Islam melayu yang kini sudah ramai pulang ke tanah air.. Tidak lupa juga beberapa ‘artis’ ditawarkan mengikuti program pengajian mereka diluar sana.Mengapa umum menutup mulut membisu berdiam seribu bahasa??!!Dimana diri anda dihadapan para ulama mujahid yang mempertahankan akidah umat Islam ditanah air sendiri?!-Bukankah Al-Madinah International University (MEDIU) tersebut jelas mengrekrut pelajar malaysia tempatan kepada pemikiran pelampau Wahabi?Wahabi lagi?! Pasti kuncu2 Wahabi sudah muak dengan nama kad pengenalan mereka sendiri. Oklah.Buang nama WAHABI sekarang dan sila fikirkan 3 soalan ini…:1- Didapati salafi cuba menghidupkan pemikiran melampau akidah pelik ala mentajsimkan Allah dan ala mentashbihkan/menyamakan Allah dengan makhluk bertopengkan pula nama Ahli Sunnah Wal Jamaah sedangkan Ahli Sunnah Wal Jamaah sebenar (khasnya ulama&umat Islam di Malaysia) apalagi syi’ah imamiyah amat jauh dengan akidah sedemikian. Adakah anda redha dengan akidah alam pelampau ke arah menyamakan Allah dengan makhluk ini disebarkan secara ‘rasmi’ ditanah air kita?.2- Didapati salafi cuba menyemarakkan lagi fahaman ala takfir dan menghukum sesat ke atas akidah ulama&umat Islam khususnya di Malaysia yang berfahaman Ahli Sunnah Wal Jama’ah Al-Asya’irah dan syi’ah imamiyah . Tidak terlepas Sultan Salahuddin turut dihukum sesat akidahnya. Ditambah fahaman menghukum bid’ah ke atas amalan umat Islam yang ada dalil cukup masyhur dikalangan mereka. Adakah anda lihat gaya-cara ini (Tadhlil&Tabdi’) akan meningkatkan perkembangan ilmu ditanah air kita?3- Jika sekadar atas nama perkongsian ilmu ditubuhkan di negara kita Malaysia, maka mengapa universiti yang bermanhajkan Ahli Sunnah Wal Jama’ah AL-ASYA’IRAH dan syi’ah imamiyah tidak dibenarkan ditubuhkan di tempat mereka?! (ayuh! win 2 win! tapi jangan buat lawak kerana kita bercakap pasal pertukaran ilmu agama Islam bukan ilmu dunia). Wahai umat ! ketahuilah bahawa umat Islam di Malaysia adalah berfahaman akidah Ahli Sunnah Wal Jama’ah Al-Asya’irah dan syi’ah imamiyah ! Dan kamu serta beberapa orang belakangmu menghukum Al-Asya’irah dan syi’ah imamiyah sebagai SESAT akidahnya.
Kepada para ulama, pelajar, masyarakat Islam dan terutamanya pemimpin negara! Celiklah dari kaburmu. Perkara ini perlu diatasi secara serius dan bersama-sama.
Ratusan juta yang ditawarkan tidak menyamai sejengkal tanah disyurga kelak!
JANGAN JUAL MARUAH MU! HIDUP syi’ah DIBUMI Syi’ah!
Takbir! Allahu akbar!
Golongan Wahabi adalah pengikut Muhammad ibn Abdul Wahhab. Sebuah gerakan separatis yang muncul pada masa pemerintahan Sultan Salim III (1204-1222H). Gerakan ini berkedok memurnikan tauhid dan menjauhkan umat manusia dari kemusyrikan. Muhammad ibn Abdul Wahhab dan para pengikutnya menganggap bahwa selama 600 tahun umat manusia dalam kemusyrikan dan dia datang sebagai mujaddid yang memperbaharui agama mereka. Gerakan wahabi muncul melawan kemapanan umat Islam dalam masalah aqidah dan syariah, karenanya gerakan ini tersebar dengan peperangan dan pertumpahan darah. Dengan dukungan dari Hijaz bagian timur yaitu raja Muhammad ibn Saud raja ad Dir’iyah, pada tahun 1217 H Muhammad ibn Abdul Wahhab bersama pengikutnya mengusai kota Thaif setelah sebelumnya mereka membunuh penduduknya, tidak ada yang selamat kecuali beberapa orang. Mereka membunuh laki-laki dan perempuan, tua, muda, anak-anak, bahkan bayi yang masih menyusu pada ibunya juga mereka bunuh. Mereka keluarkan semua penghuni rumah-rumah yang ada di Thaif, bahkan yang sedang shalat di masjid juga mereka bantai. Mereka rampas semua harta dan kekayaan penduduk Thaif dan mereka musnahkan semua kitab yang ada hingga berserakan di jalanan.
Dari Thaif kemudian mereka memperluas kekuasaannya ke beberapa kota seperti Mekkah, Madinah, Jeddah dan kota-kota lainnya. Hingga akhirnya pada tahun 1226 H Sultan Mahmud Khan II turun tangan dengan memerintahkan Raja Mesir Muhammad Ali Basya untuk membendung gerakan Wahabi ini. Dengan kekuatan pasukannya dan kegigihan Raja Muhammad Ali Basya sampai akhirnya mereka dapat mengambil alih kota Thaif, Mekkah, Madinah dan Jeddah dari kekuasaan golongan Wahabi.
SIAPAKAH MUHAMMAD IBN ABDUL WAHHAB?
Muhammad ibn Abdul Wahhab ibn Sulaiman ibn Ali ibn Muhammad ibn Ahmad ibn Rasyid at Tamimi lahir pada tahun 1115 H di pedesaan al Uyainah yang terletak disebelah utara kota Riyadl. Meninggal dunia pada tahun1206 H. Pertama kali dia menyebarkan ajarannya di aderahnya Huraimalan, banyak mendapatkan tantangan dari masyarakat sekitar. Bahkan ayahnya Syekh Abdul Wahhab juga menentangnya. Sejak Muhammad kecil ayahnya sudah mempunyai firasat buruk dan sering mengingatkan masyarakat dari kejahatan Muhammad. Ketidakcocokan Muhammad dengan ayahnya berlanjut hingga ia dewasa dan mulai menyebarkan ajarannya. Muhammad menganggap ayahnya cenderung mengikuti ajaran sufiyah dan berlebihan dalam mencintai orang-orang shalih. Tidak hanya dengan ayahnya, saudara kandungnya Syekh Sulaiman ibn Abdul Wahhab juga menentangnya. Bahkan beliau menulis 2 karangan sebagai bantahan terhadap Muhammad. Bantahan pertama beliau beri judul al Shawa’iq al Ilahiyah fi al Radd ‘ala al Wahhabiyah dan yang kedua berjudul Fashl al al Khitab fi al Radd ‘ala Muhammad ibn Abd al Wahhab. Karena banyaknya yang menentang ajarannya maka Muhammad lebih memilih berdakwah dengan sembunyi-sembunyi. Baru setelah wafatnya ayahnya dia berani lantang dalam menyebarkan ajarannya. Ia mulai dengan mengkafirkan umat Islam yang ziarah kubur, mereka yang bertawassul dan membalikkan ayat yang sebetulnya turun sebagai peringatan untuk kaum kafir ia pergunakan ayat ini untuk mengkafirkan umat Islam. Di antara ulama yang menetang ajaran Muhammad adalah gurunya sendiri yaitu Syekh Muhammad ibn Sulaiman al Kurdi pengarang Hasyiyah Syarh Ibn Hajar ‘ala Matn Bafadlal, di antara perkataan beliau:
“ Wahai putra Abdul Wahhab saya menasehatimu karena Allah ta’ala agar kamu menjaga lisan kamu dari menyesatkan umat Islam. Kalau kamu mendengar dari seseorang yang meyakini bahwa istighatsah dapat memberikan manfaat dari selain Allah maka ajarankan kepada orang tersebut ajaran yang benar dan jelaskan bahwa tidak ada yang dapat memberikan manfaat kecuali Allah. Kalau ia menolak kebenaran maka kafirkan orang tersebut. Tidak ada alasan bagimu untuk mengkafirkan mayoritas umat. Dan kamu telah menyimpang dari mayoritas umat, maka kekufuran lebih dekat terhadap orang yang menyimpang dari mayoritas umat karena ia telah mengambil jalan selain jalan umat Islam. Dan sesungguhnya serigala itu akan memangsa kambing yang terpencar dari gerombolannya”.
DI ANTARA AJARAN GOLONGAN WAHABI
Muhammad ibn Abdul Wahhab telah membuat agama baru yang diajarkan kepada para pengikutnya. Dasar ajarannya ini adalah menyerupakan Allah dengan makhluk-Nya dan meyakini bahwa Allah adalah benda yang duduk di atas Arsy. Keyakinan ini merupakan penyerupaan Allah dengan makhluk-Nya, karena duduk adalah salah satu sifat manusia. Para ulama salaf bersepakat bahwa barang siapa yang mensifati Allah dengan salah satu sifat di antara sifat-sifat manusia maka ia telah kafir. Sebagaimana hal ini ditulis oleh Imam al Muhaddits as Salafi ath Thahawi (227-321 H) dalam kitab aqidahnya yang terlenaldengan nama al ‘Aqidah ath Thahawiyah, beliau berkata: “Barang siapa mensifati Allah dengan salah satu sifat dari sifat-sifat manusia, maka ia telah kafir”.
Di antara keyakinan golongan Wahhabiyah ini adalah mengkafirkan orang yang berkata: “Yaa Muhammad…”, mengkafirkan orang yang berziarah ke makam para Nabi untuk bertabarruk (mencari berkah), mengkafirkan orang yang mengalungkan hirz (tulisan ayat-ayat al Qur’an atau dzikir yang warid dari Rasul ), padahal apa yang di dalam hirz tersebut hanyalah ayat-ayat al Qur’an dan sama sekali tidak terdapat lafadz-lafadz yang tidak jelas yang diharamkan. Mereka menyamakan perbuatan memakai hirz ini dengan penyembahan terhadap berhala.
Mereka (golongan Wahabi) dalam hal ini telah menyalahi para sahabat dan salafus salih. Telah menjadi kesepakatan bahwa diperbolehkan mengucapkan “Yaa Muhammad…” ketika dalam kesusahan. Semua umat Islam bersepakat tentang kebolehan ini dan melakukannya dalam praktek keseharian mereka, mulai dari sahabat nabi, para tabiin dan semua generasi Islam hingga kini. Bahkan Imam Ahmad ibn Hanbal, Imam madzhab Hanbali yang mereka klaim di negeri mereka sebagai madzhab yang mereka ikuti, telah menyatakan kebolehan menyentuh dan meletakkan tangan di atas makam Nabi Muhammad, menyentuh mimbarnya dan mencium makam dan mimbar tersebut apabila diniatkan untuk bertabarruk (mendekatkan diri) kepada Allah dengan bertabarruk.
Mereka telah menyimpang dari jalur umat Islam dengan mengkafirkan orang yang beristighatsah kepada Rasulullah dan bertawassul dengannya setelah wafatnya. Mereka berkeyakinan bahwa orang yang bertawassul selain yang hidup dan yang hadir (ada dihadapan kita) adalah kufur. Atas dasar kaidah ini, mereka mengkafirkan orang yang berbeda pendapat dengan mereka dalam masalah tawassul ini dan menghalalkan untuk membunuhnya. Sebagaimana perkataan Muhammad ibn Abdul Wahhab:
“Barang siapa yang masuk dalam dakwah kita maka ia mendapatkan hak sebagaimana hak-hak kita dan memiliki kewajiban sebagaimana kewajiban-kewajiban kita dan barang siapa yang tidak masuk (dalam dakwah kita) maka ia kafir dan halal darahnya”. Dan ia juga mengatakan: “Dan ketahuilah bahwa pengakuan mereka (umat Islam) dengan tauhid ar Rububiyah belum memasukkan mereka ke dalam Islam, dan penyebutan mereka terhadap para malaikat, para nabi, para wali untuk mendapatkan syafaat mereka dan untuk mendekatkan diri kepada Allah, hal itulah yang menghalalkan darah dan harta mereka”. Ajaran inilah yang diyakini oleh golongan Wahabi sekarang ini, bahwa menurut mereka orang yang bertawassul adalah musyrik. Sebagaimana perkataan Muhammad Ahmad Basyamil: “Sungguh aneh dan mengherankan Abu Lahab dab Abu Jahal lebih bertauhid dan lebih murni imannya dari umat Islam yang bertawassul dengan para wali dan orang-orang shalih dan mengharapkan syafaat dari Allah ta’ala”.
Kalau kita mengamati beberapa pernyataan Muhammad ibn Abdul Wahhab dan para pengikutnya, kita dapat menyimpulkan bahwa pernyataan tersebut dapat memicu gerakan separatisme dan pemikiran ekstrim yang menjurus pada gerakan terorisme. Karena mereka mengklaim bahwa mereka yang paling benar dan selain mereka sesat dan halal darahnya.
DALAM MASA 3 TAHUN 2007 – 2009 ALQAIDA PAKISTAN AFGANISTAN TELAH BUNUH LEBIH DARI 3000 NYAWA MUSLIM PAKISTAN AFGANISTAN DENGAN SERANGAN BOM BUNUH DIRI ETC.

LEBIH RAMAI LAGI MUSLIM SUNNI DI IRAK DIBUNUH TERORIST AL QAIDA WAHHABY LAKNATULLAH


Al-Shabaab & Hizbul Islam Terrorist Wahhaby somalia : Bom Bunuh diri Alshabab Bunuh ramai muslim sunni , Bunuh Ulama Ulama Ahlusunnah, Merusak dan membongkar Kubur Wali wali, ingin tegakan Hukum Kaum Mujasimmah Wahhaby
Members of Al-Shabaab dig the grave of Sheikh Biyamalow, a revered ...
AP
Members of Al-Shabaab destroy the grave of Sheikh Biyamalow, ...

Members of Al-Shabaab destroy the grave of Sheikh Biyamalow, a revered Sufi Muslim sheikh in Mogadishu, Thursday, March 25, 2010.

Ketua militan Indonesia (M. Jibril – Arrahmah wahhaby) jalin hubungan melalui Internet

JAKARTA 6 April – Transkrip perbualan di Internet menunjukkan ketua militan Indonesia, Muhammad Jibriel berusaha menjalin hubungan lebih erat antara rangkaian militannya di negara ini dengan pertubuhan al-Qaeda di kubunya di Pakistan.
Perbualan antara Jibriel, 26, yang menggunakan nama dalam talian thekiller dengan orang hubungannya di Pakistan berlangsung seperti perbualan biasa antara kawan-kawan di laman Yahoo Messenger.
“Datanglah ke Pak. Kata orang kanan, hantarlah seorang anggota saudara ke sini untuk mewakili kumpulan saudara,” kata militan Pakistan, SAIF-a kepada Jibriel.
SAIF-a bagaimanapun memberi amaran mengenai serangan roket yang semakin meningkat oleh tentera Amerika Syarikat (AS).
“Saudara-saudara di sini sangat bimbang, kerana di Waziristan semua serangan peluru berpandu tepat mengenai sasaran. Ini bermakna orang dalam terlibat,” kata SAIF-a.
Transkrip perbualan di Internet itu diperoleh daripada komputer Jibriel, yang dikenal pasti dalam dokumen polis sebagai lelaki yang disyaki menggunakan nama skrin thekiller.
Jibriel yang dikenali sebagai penyebar propaganda untuk al-Qaeda kini menjalani perbicaraan atas tuduhan membantu membiayai dua serangan pengebom berani mati ke atas hotel mewah, Ritz-Carlton dan J.W. Marriott di Jakarta pada tahun lepas.
Dia bagaimanapun mendakwa transkrip tersebut hanyalah rekaan polis. Transkrip perbualan setebal 40 muka itu terkandung dalam dokumen polis yang memberi gambaran mengenai perjalanan Jemaah Islamiah (JI).
Pakar antarabangsa mengenai kumpulan-kumpulan militan Asia Tenggara, Sidney Jones menyifatkan transkrip itu sebagai satu amaran kepada pihak berkuasa untuk bertindak.
“Ia menunjukkan hubungan militan Indonesia dengan kumpulan pengganas di Pakistan dan Asia Barat adalah erat dan berbahaya, sekalipun terhad kepada segelintir individu,” katanya. – AP
http://utusan.com.my/utusan/info.asp?y=2010&dt=0407&pub=Utusan_Malaysia&sec=Luar_Negara&pg=lu_03.htm

WAHHABIY TERRORIS

Keratan akhbar NSTP yg membuktikan 10 tahanan asing adalah berfahaman Wahhabiy
Saya tidak terkejut selepas membaca berita penangkapan 10 orang warga asing di bawah Akta Keselamatan Dalam Negeri (ISA) baru-baru ini. Sebenarnya, latarbelakang suspek telah lama dihidu pihak keselamatan kita. PDRM menjustifikasikan suspek terlibat dengan organisasi pengganas antarabangsa. Menariknya, apabila kesemua suspek dipercayai berfahaman Wahhabiy. Bukan sekadar Wahhabiy biasa atau Wahhabiy Taqlid, tetapi kesemua suspek adalah terdiri dari kalangan Wahhabiy Jihadi. Yakni Wahhabiy Tegar. Tuan-puan boleh telusuri isu ini melalui keratan akhbar yang discan di atas dan capaian : http://utusan.com.my/utusan/info.asp?y=2010&dt=0128&pub=Utusan_Malaysia&sec=Muka_Hadapan&pg=mh_01.htm
Syeikh Aiman al-Dakkak. Khabarnya beliau mengidap kencing manis kronik dan berulang alik ke hospital untuk mendapatkan rawatan dalam tahanan ISA sebelum dihantar pulang ke negaranya.

Aiman Dakkak bersama kroninya yang sedang berpeluk tubuh berjubah kelabu ialah Us Arif Nadzri, tutor Jabatan al-Qur’an dan al-Sunnah, FPI – UKM. Foto ini membuktikan fahaman dan metod pemikiran mereka sehati sejiwa.
Ketua organisasi Wahhabiy Jihadi yang berjaya ditangkap dalam operasi sepadu itu ialah Syeikh Aiman Yusuf al-Dakkak dari Syiria (gambar di atas). Beliau bermastautin disini sejak sekian lama dengan pembiayaan dari hartawan Arab Saudi untuk mengwahabikan rakyat Malaysia. Beliau mempunyai kenalan rapat dengan tokoh-tokoh Wahhabi Melayu. Sebelum dihantar pulang ke negara asal, Pihak polis perlu menyiasat hubungan beliau dengan Wahhabiy Melayu melalui panggilannya, usrah, kelas dan ceramah serta pergerakannya. Antara kroni dan murid-muridnya yang turut ditahan ialah :
-Azzahari bin Murad (warganegara Malaysia)
- Mohamed Hozifa (warga Syria)- anak kepada Aiman Al Dakkak
- Kutiba Al-Issa (warga Syria)
- Khalid Salem (warga Yaman)
- Luqman Abdul Salam (warga Nigeria)
- Hassan Barudi (warga Syria)
- Hussam Khalid (warga Jordan)
- Abdul Alhi Bolajoko Uthman (warga Nigeria)
Saya mengalu-alukan tangkapan yang dibuat oleh Bahagian Counter Terrorisme dan Bahagian Logistik Bukit Aman. Buktikan pada mereka bahawa Malaysia tiada tempat untuk fahaman ekstrem dan sebarang kegiatan Terroris
.
Dengan penangkapan ini Pihak PDRM juga boleh membuat rumusan bahawa punca gejala terrorisme agama adalah berakarkan kepada fahaman ekstrem dan radikal. Dan fahaman ekstrem Wahhabiy merupakan salah satu sayap radikal Islam kontemporari. Justeru, jika kita ingin membendung gejala terroris, fahaman ekstremis dan radikal perlu terlebih dahulu dibendung secara total. Falsafahnya, jika tidak dibendung akar mana bisa mungkin dapat dibendung dahan, ranting dan buah Terroris agama. Tahniah PDRM kerana proaktif dalam berjihad membendung Terroris. Katakan Tidak pada Terroris.
wahabi
Presiden Abdurrahman Wahid bertindak jenius dan cerdas dengan mengizinkan pendirian IJABI (Ikatan Jamaah Ahlul Bait Indonesia) sebagai antisipasi penyebaran paham SALAFi WAHABi RADiKAL….
Masuknya GERAKAN TRANS NASiONAL SALAFi WAHABi ke Indonesia-Malaysia telah menyeret Indonesia-Malaysia kedalam konflik berkepanjangan, penyebab nya karena Salafi wahabi mengadu domba Syi’ah dengan Sunni serta meyebar gerakan dakwah radikal
saudaraku….
Iran:
Ayatullah Shafi Gulpaigani Protes Penghinaan atas Qur’an dan Masjid di Bahrain
Ayatullah Shafi Gulpaigani dengan penentangan beliau atas pembakaran dan perusakan masjid di Bahrain berikut diamnya umat islam Dunia Internasional atas tindakan keji yang telah dilakukan itu menuntut para ulama Islam untuk mengirimkan para peneliti mereka untuk melihat langsung kejadian mengenaskan tersebut di Negara Bahrain.

Menurut kantor berita ABNA, Hadrat Ayatullah Shafi Gulpaigani pada pesan keras yang ditujukan atas pembakaran Qur’an Karim dan perusakan masjid-masjid di Bahrain memprotes dan menuntut kepada seluruh ulama dunia untuk mengirimkan peneliti mereka sebagai pembuktian ke Bahrain. Pada sebagian dari pesannya beliau juga mencela diamnya berbagai Negara besar, PBB, organisasi-organisasi internasional dan persatuan Negara-negara Islam, beliau menekankan,” Jika umat Islam dengan dibakarnya al-Qur’an oleh seorang pastur Kristen melakukan aksi protes dan rasa berbelasungkawa sekarang ini tentara Ali Khalifah dan Ali Su’ud yang mengakungaku sebagai pengkhidmat Haramain sedang membakar alqur’an-alqur’an di masjid-masjid umat Islam di depan mata umat Islam. Selain itu masjid-masjid pun diruntuhkan, satu sisi Amerika dan para pendukungnya menilai bahwa tindakan ini sebagai tindakan dibawah payung hukum. Organisasi PBB dan pusat perlindungan hak-hak Kemanusiaan dan OKI dengan diamnya mereka telah menunjukkan persetujuannya atas peristiwa tersebut.”
Isi pesan lengkap dari Ayatullah Shafi Gulpaigani sebagai berikut:
Dengan menyebut Asma Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha penyanyang.
Rasulullah bersabda,
«اذا التبست عليكم الفتن كقطع الليل المظلم فعليكم بالقرآن»
” Jika datang fitnah kepada kalian seperti gelapnya malam maka bersandarlah kalian pada Al-Qur’an”
Ulama Islam, pencinta perdamaian, pembela hukum dan pembela agama Islam yang mulia, dan penjaga al-Qur’an Majid; Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Kembalilah kepada Qur’an dan kita menangis dan bertindak dengan kuasa Allah swt dan Kekuatan-Nya, Negara-negara besar Islam sekarang ini menjadi saksi pergerakan besar kebangkitan Qur’ani Islami untuk melepaskan diri dari penjajahan dan merindukan kemerdekaan. Orang-orang yang ingin pergi dari cengkraman penguasa-penguasa pongah dunia. Suara takbir sudah sampai ditelinga umat islam seluruh dunia. Demonstrasi dan perkumpulan aksi yang dilihat oleh Negara timur dan barat, dan sesungguhnya suara tauhid” Qulu lailaha illallah tuflihu, katakanlah wahai kalian bahwa tiada tuhan kecuali Allah maka kalian akan mendapatkan pertolongan” dapat didengar oleh seluruh penduduk berbagai belahan dunia. Apakah ini tidak cukup untuk menjadi media pemersatu?
Satu sisi Negara-negara syaithani para pembenci keadilan pada zaman ini telah bersama-sama bergandengan. Para penjaganya seperti Amerika dan Negara-negara Eropa didalam penduduk muslim berdiri tegar menghadang pergerakan suci penuntut keadilan tadi.
Mereka menyadari dan memahami arti pergerakan ini sehingga berupaya keras untuk memandulkannya, dengan berlandaskan pada kehinaan dan keangkuhan mereka terus melakukan penekanan, namun dengan pertolongan Allah swt usaha mereka tidak membuahkan hasil dihadapan pergerakan Islami tersebut, mereka nantinya akan dihukumi.
Muslimin Bahrain, kawasan ini yang merupakan kawasan muslim akan menjadi sebuah titik pancar munculnya permulaan matahari Islami, dan dalam pergerakan ini dan juga pergerakan di Dunia Arab yang berupaya menentang kekuasaan arogansi Amerika bersama-sama dalam satu tujuan dan suara menginginkan pemerintahan berkedaulatan rakyat dan berdasarkan keadilan. Mereka menyampaikan aspirasi dengan aksi demonstrasi damai dan jauh dari tindakan fisik merusak. Sosok seperti Ali Khalifah yang cukup berkuasa pada mereka demi menghormati hak-hak masyarakat diundang untuk bisa mendengarkan harapan dan tuntutan masyarakat, sehingga Ali Khalifah mau mengabulkan harapan dan tuntutan islami yang diinginkan masyarakat.
Tetapi arogansi Amerika demi kepentingannya sendiri tidak mau membuang peluang emas, dengan pertemuan rutin menteri pertahanannya dengan Arab Saudi dan Bahrain membawa pemerintahan Ali Su’ud ke Bahrain sehingga bisa mengirimkan angkatan bersenjatanya.
Sampai sekarang tentara yang dikirim sudah berada di Bahrain selama kurang lebih satu bulan, pasukan yang dimanfaatkan untuk mempertahankan pemerintahan Bahrain yang dhalim, dan para tentara Arab Saudi dengan tanpa rasa kasih sayang sedikitpun melakukan pemutusan keturunan dan pembantaian laki-laki dan wanita baik masih belia atau sudah tua, bahkan mereka juga melakukan penganiayaan dan penyiksaan pada para pasien rumah sakit.
Serangan ke sekolah-sekolah perempuan dan sekolah-sekolah laki-laki terus mereka lakukan, mereka terus melakukan berbagai kriminalitas, anggota yang bergabung disini ini memiliki sisi yang banyak dan bertindak dengan sangat mengerikan.
Apa yang kami tujukan kepada para Ulama berbagai Negara dan berbagai Organisasi yang ada dan juga masyarakat muslim dan masyarakat Qur’ani yang berada di Negara Islam maupun non Islam seperti Mesir Turki, Pakistan, Indonesia, Malaysia, Afganistan, dan berbagai kawasan Negara yang lain.
Kami nasehatkan untuk memberikan perhatian kepada penghilangan kemuliaan Qur’an dan Masjid yang dilakukan oleh tentara Arab Saudi dan tentara Ali Khalifah. Mereka telah berani membakar Qur’an dan hampir 30 Masjid besar mereka rusak ratakan dengan tanah.
Ini menjadikan setiap umat Islam tenggelam dalam kesedihan, jika umat Islam merasa geram terhadap pemabakaran Qur’an oleh seorang pastur Kristen dengan menggelar berbagai aksi protes sekarang ini di Bahrain pasukan Ali Su’ud yang mengaku sebagai pengkhidmat Dua Haram Suci dan Ali Khalifah Qur’an di Kota muslim dihadapan mata umat Islam dibakar, dan masjid-masjid mereka hancurkan, kedatangan Amerika di Bahrain pun dinilai sebagai hal yang telah melalui jalur hukum, sedang Organisasi bangsa-bangsa dan berbagai organisasi hak asasi manusia hanya diam seribu bahasa menyetujui hal itu. Mengapa masyarakat Islam di Dunia dan petinggi-petinggi masyarakat agamis dan budaya seperti orang(sok) mulia hanya diam semata? Bahkan untuk pembakaran Qur’an dan perusakan Masjid pun mereka tidak tergerak untuk menentang?
Mengapa mereka tidak mengirim utusan untuk menganalisa dan meneliti secara langsung kerugian dan penghinaan ini di Negara Bahrain sehingga bisa melihat dengan jelas dan dekat kebejatan yang sudah dilakukan? Mengapa dalam menjalankan amalan Qurani mereka pilih-pilih?.
Semua organisasi, Masjid, Yayasan sebagai kewajiban agama harus segera mengambil tindakan. Mereka harus mengirimkan bantuan untuk mencegah penghinaan yang dilakukan pasukan Ali Su’ud dan Ali Khalifah pada Qur’an dan Masjid umat Islam ke Negara Bahrain.
Masjid-masjid Syiah yang Dihancurkan Tentara Saudi di Bahrain
Menyedihkan, untuk menghentikan revolusi rakyat dan membungkam suara-suara penuntut keadilan, tentara bayaran Saudi memusnahkan beberapa masjid di Bahrain.

Menurut Kantor Berita ABNA, berikut daftar nama-nama masjid yang telah dimusnahkan di Bahrain oleh tentara Saudi dan pasukan keamanan Bahrain sendiri:1. Masjid Imam Sadiq di Salmabad.
2. Masjid Rasul A’zam di kota Karzakan.
3. Masjid al-Barbaqi di wilayah A’ali pada 17 April.4. Masjid Al-Watiyya yang dikenali sebagai Qaddam al-Mahdi di perkampungan Mahuz.
5. Masjid Imam Jawad di Hamad.
6. Masjid Imam Hasan Al-Askari di Manama pada 15 April.
7. Masjid Fadak Az-Zahra di Hamad pada 14 April.
Satu harapan kita semoga dipercepat pengiriman bantuan dari berbagai Negara muslim dan pusat keilmuan ke Negara Bahrain, setidaknya menunjukkan aksi penolakan dan pengecaman atas penghinaan besar ini.(*)
h1

Mei 7, 2010

Raja Abdullah, pemimpin Arab Saudi dikenal dekat dengan AS. Bahkan terhadap mantan presiden AS George W. Bush, Raja Abdullah banyak memberikan bantuan secara finansial dan juga keleluasaan dalam menentukan kebijakan militer AS dan Barat di Arab Saudi yang juga berimbas pada kawasan Timur Tengah.
Tidak jauh dengan rajanya, tentara Arab Saudi pun mau tak mau menjadi akrab dengan tentara AS. Ibaratnya, guru kencing berdiri, ya murid pun kencing berlari. Mereka sering mengadakan acara bersama. Mulai latihan perang bersama, sampai acara santai. Berikut foto-foto yang menunjukan betapa “mesranya” hubungan antara tentara AS dan Arab Saudi.

Seorang komandan tentara Saudi menyambut kedatangan para tentara AS.

Para pembesar militer AS tengah menyusun rencana, sementara tentara-tentara Saudi Arabia merubunginya.

“Nih lihat, iPhone terbaru. Di sini udah ada belum?” Mungkin begitu kata si tentara AS pamer gadget terbarunya.

Dua komandan berbeda negara, berbeda ideologi saling menjabat tangan dalam acara sarasehan.

“Ha ha ha…. situ bisa aja. Bercandanya jangan kelewatan dong!”

Seorang perwira AS tengah memberikan briefing pada tentara Saudi.

Dan kini, tentara AS pun bebas jalan-jalan atau sekadar olah raga di kota-kota Saudi. Dipandu tentara Saudi lagi.
=============================================================
http://qitori.wordpress.com/Wawancara Dengan Habib Ali Hasan Bahar :

Gerakan Wahabi di Indonesia dicurigai membawa misi untuk menghancurkan dan menguasai, baik teritori maupun ekonomi.
Di Indonesia tak hanya tanahnya yang subur, berbagai ideologi juga tumbuh subur, termasuk ideologi Wahabi. Apalagi gerakan Wahabi masuk dengan pola yang terorganisir rapi. Dana mereka juga cukup banyak. Simpati dari para pemilik dana itu mengalir sangat pesat dari Timur Tengah (Saudi).
“Mereka bekerjasama dengan percetakan, media, dan radio. Itu modal bagi paham apapun untuk bisa masuk dan tumbuh berkembang di sini,” ujar Habib Ali Hasan Bahar, mantan Ketua Habaib DKI Jakarta, kepada Moh Anshari dari Indonesia Monitor, Kamis (20/8).
Berikut ini petikan wawancara dengan alumunus Universitas Kerajaan Yordania yang kini aktif di Islamic Centre Kwitang dan UIN Jakarta itu.
Bagaimana awal kemunculan aliran Wahabi?
Wahabi itu diidentifikasi sebagai satu kelompok yang mengaku sebagai pengikut Muhammad bin Abdul Wahab. Kemunculannya di Jazirah Arab dimaksudkan untuk membersihkan akidah dari perilaku-perilaku syirik. Pencetusnya adalah Muhammad bin Abdul Wahab.
Bagaimana perkembangan Wahabi di Jazirah Arab?
Wahabi menguasai Mekah dan Madinah dengan berbagai cara, termasuk kekerasan melalui peperangan. Banyak ulama yang menjadi korban. Di Indonesia, sejarah lahirnya Nahdlatul Ulama juga dilatarbelakangi oleh keinginan untuk menyelamatkan Mekah dan Madinah dari penguasaan Wahabi yang ekstrem itu. Sampai-sampai NU mengutus Komite Hijaz ke Mekah untuk memrotes gerakan Wahabi yang hendak menghilangkan makam Nabi Muhammad SAW yang dianggap oleh Wahabi sebagai tempat syirik.
Jadi, sejak awal kemunculannya, gerakan Wahabi sudah radikal dan ekstrem?
Kalau dibaca dari buku-buku sejarah Arab modern, memang para pengikut Wahabi memakai cara-cara yang disebut dengan istilah ‘Badui-Wahabi’, yakni cara-cara barbar, kekerasan, dan agresif. Seperti di Indonesia juga ada penghancuran kuburan dan diratakan dengan tanah. Karena menurut keyakinan mereka, itu sesat, bid’ah, dan syrik.
Kabarnya Wahabi dilahirkan oleh imprealis Inggris untuk memecah-belah kekuatan Islam?
Ya. Indikasinya memang kuat dugaan demikian itu. Seperti dimuat dalam Islam Online berbahasa Arab, edisi hari ini, Kamis (20 / 8), ada laporan sebuah pemyataan dari seorang da’i terkenal di Aljazair yang mengatakan bahwa gerakan Wahabi atau menurut penyebutan mereka Salafi-Wahabi merupakan buatan intelijen asing yang dibuat untuk menghancurkan madzab-madzab yang lain. Mereka menganggap orang yang berbeda dengan mereka sebagai kafir.
Mengapa mereka bisa begitu ekstrem dan radikal?
Mungkin karena Wahabi dilahirkan di tempat yang keras, maka kata-kata dan doktrin-doktrin yang digunakan juga keras. Banyak pemikiran-pemikiran yang dihasilkan oleh ulama-ulama mereka itu sangat keras, model pemikiran yang keras, mudah menuduh bid’ah, bahkan mudah mengafirkan, tidak toleran, kaku, dan literalis. Tidak menutup kemungkinan itu dimanfaatkan oleh kepentingan-kepentingan tertentu, termasuk asing, untuk memojokkan Islam.
Bila awal kemunculan Wahabi diwarnai aksi-aksi perebutan dan penguasaan di Semenanjung Saudi Arabia, berarti lahirnya Wahabi bermotif politis-kekuasaan?
Kalau dibilang sejak awal kemunculan Wahabi bermotif politis-kekuasaan, bisa saja. Namun, kita husnu-zhon (berbaik sangka) saja bahwa lahirnya aliran ini bermotif keagamaan. Hanya saja ada kepentingan-kepentingan yang memanfaatkan gerakan tersebut, termasuk kepentingan asing. Saya rasa, bukan hanya di Arab Saudi, di mana pun juga sama, baik pihak asing maupun dalam negeri pasti akan memanfaatkan setiap kesempatan.
Kabarnya, di balik kemunculan Wahabi juga ada motif adanya motif untuk menguasai minyak?
Dugaan itu tidak sepenuhnya salah tapi juga tidak benar seratus persen. Artinya, dugaan itu memang ada benarnya. Bahwa kemudian kemunculan Wahabi itu membuat umat Islam terpecah itu dapat kita rasakan. Saya masih teringat satu buku yang ditulis oleh Sholeh Al-Wardani asal Mesir berjudul ‘Fatwa-fatwa bin Baz’. Buku itu mengritisi fatwa-fatwa Grand Mufti (Juru Fatwa Agung) Saudi Arabia Abdul Aziz bin Baz yang mengeluarkan fatwa untuk berjihad ke Afghanistan.
Apanya yang aneh dari fatwa itu ?
Kenapa fatwa itu memerintahkan berjihad ke Afghanistan, kenapa tidak ke Palestina? Itu menjadi tanda tanya besar. Nah, di buku itu dianalisa dan diduga bahwa di balik fatwa itu ada dikte dan intervensi atau arahan dari kepentingan tertentu (asing).
Menurut Anda, ada kepentingan apa di balik fatwa itu?
Kader-kader Wahabi yang berjihad ke Afghanistan itu sebenarnya hasil rekayasa intelijen Eropa Barat untuk menghabisi pengaruh komunisme Eropa Timur di Afghanistan. Afghanistan menjadi lahan pertempuran dua ideologi; ideologi Barat dan ideologi Timur. Sepertiya betul kesimpulan Sholeh Al-Wardani yang mengatakan bahwa sepertinya ada tangan-tangan tertentu yang menunjuk dan mengarahkan fatwa jihad Wahabi itu.
Bagaimana pola aliran Wahabi yang berkembang di Indonesia?
Indonesia adalah negara yang wilayahnya subur. Ditanami apa saja tumbuh. Gerakan apa pun yang masuk ke Indonesia bisa cepat tumbuh, apalagi gerakan tersebut masuk dengan pola yang baik dan rapi. Dana mereka juga cukup banyak. Simpati dari para pemilik dana itu mengalir dari Timur Tengah (Saudi Arabia) dan mengalir sangat pesat, sehingga itu cukup memudahkan kerja keras mereka. Mereka bekerja sama dengan percetakan, media, dan radio. Itu modal bagi paham apapun untuk bisa masuk dan tumbuh berkembang di sini.
Muhammadiyah sering di identikkan dengan Wahabi. Apakah berdirinya Muhammadiyah juga bagian dari proyek Wahabi di Indonesia?
Kita tidak bisa mengatakan seratus persen seperti itu. Tapi yang bisa kita buktikan memang kiblat dari mayoritas pengikut Muhammadiyah itu adalah mazhab Ahmad bin Hambal, sebagaimana Wahabi. Dan madzab ini pusatnya di Arab Saudi. Tapi saya melihat tokoh Muhammadiyah seperti Ahmad Dahlan itu masih belum sampai bercorak Wahabi melainkan lebih tepat ke pengikut Hambali. Sebab, Ahmad Dahlan sangat toleran, berbeda dengan ciri-ciri Wahabi (yang tidak toleran kepada mazhab Islam lainnya).
Bagaimana dengan HTI, JI, NII, Ikhwanul Muslimin, dan PKS yang disebut-sebut berideologi Wahabi?
Wahabi berbeda dengan Ikhwanul Muslimin. Bahkan keduanya berpolemik dalam banyak permasalahan. Demikian juga dengan Hizbut Tahrir. Bahkan, HTI dan Ikhwanul Muslimin dikafirkan oleh pengikut Wahabi.
Apakah masuknya gerakan Wahabi ke Indonesia membawa misi untuk penguasaan politik dan ekonomi, sama halnya di Afghanistan dan Arab Saudi?
Menurut Mohammed Arkoun (pemikir Islam kontemporer Maroko), dalam sepuluh tahun ke depan, Indonesia akan menjadi negara Islam terbesar dan terkuat dunia. Nah, tidak menutup kemungkinan, dikirimnya virus-virus paham ekstrem itu ke Indonesia bertujuan untuk menghancurkan negara ini hingga tinggal nama saja. Virus itu memang sengaja disebar dan disuntikkan untuk melumpuhkan kebesaran bangsa ini.
Albayyinat Kecewa Pernyataan Pengurus MUI Soal Syiah

Albayyinat Kecewa Pernyataan Pengurus MUI Soal Syiah

Selasa, 03 Mei 2011 14:23 Redaksi
Habib Achmad Zein Alkaf, Ketua Bidang Organisasi Albayyinat “yang terpengaruh ajaran salafi wahabi radikal” hari Selasa (3/5) menyampaikan surat keberatan atas pernyataan salah satu Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Prof. Umar Shihab tentang Syiah saat berceramah di hadapan lebih dari seratus pelajar Indonesia yang belajar di Iran, baru-baru ini.
Seperti diketahui, dalam sebuah pertemuan dengan sejumlah pelajar di kota Qom, Iran Kamis (28/4) lalu, pengurus MUI itu sempat mengatakan bahwa Syiah itu sah sebagai mazhab Islam dan tidak sesat.
Pernyataan Umar Shihab yang dikutip salah satu website Ahlul Bait, http://abna.ir berjudul “Pertemuan ketua MUI dengan Pelajar Indonesia di Iran: Ketua MUI: Syiah Itu Sah dan Benar sebagaimana Madzhab dalam Islam”. langsung membuat peneliti aliran Syiah itu beraksi
Sebagaimana diketahui, dalam salah satu pernyataan dalam sesi tanya jawab saat berkunjung ke Qom, Iran, Prof.Umar Shihab sempat menjawab penanya dengan mengatakan, MUI Pusat menyatakan Syiah itu sah sebagai mazhab Islam dan tidak sesat.
“Misalnya ada MUI Daerah yang mengeluarkan fatwa Syiah itu sesat -namun Alhamdulillah syukurnya belum ada MUI Daerah yang mengeluarkan fatwa seperti itu- maka fatwa tersebut tidak sah secara konstitusi, sebab MUI Pusat menyatakan Syiah itu sah sebagai mazhab Islam dan tidak sesat. Jika ada petinggi MUI yang mengatakan seperti itu, itu adalah pendapat pribadi dan bukan keputusan MUI sebagai sebuah organisasi.” Jelas beliau.
Jawaban Umar Shihab ini disampaikan ketika ada yang bertanya, bisakah MUI wilayah di daerah mengeluarkan fatwa yang bertentangan dengan fatwa yang dikeluarkan oleh MUI Pusat?
Selain menemui para pelajar Umar juga bertemu Sayyid Farid, seorang ulama Iran yang sering berkunjung ke Indonesia bertempat di kediamannya di Mujtama Maskuni Ayatullah Sistani, Qom. Kedatangan Umar Shihab didampingi Dr. Khalid Walid, Wakil Ketua Komisi Ukhuwah Islamiyah MUI yang saat itu memberikan sambutan pengantarnya dengan menjelaskan kedatangan rombongan MUI ke Iran atas undangan Majma Taghrib bainal Mazahib.
“Dalam kunjungan ini kami telah melakukan beberapa hal, di antaranya, atas nama ketua MUI. KH. Prof. DR. Umar Shihab dan atas nama Majma Taghrib bainal Mazahib Ayatullah Ali Tashkiri, telah dilakukan penandatanganan MOU kesepakatan bersama. Di antara poinnya adalah kesepakatan untuk melakukan kerjasama antara MUI dengan Majma Taghrib bainal Mazahib dan pengakuan bahwa Syiah adalah termasuk mazhab yang sah dan benar dalam Islam, ” jelas Dr. Khalid sebagaimana dikutip situs resmi ahlulbait
Pernyataan Kiyai Haji Umar Shihab disambut sujud syukur oleh sejumlah ulama Aceh, menurut penelusuran web ini, sejumlah ulama Aceh yang minta namanya di rahasiakan : “Umar Shihab ulama cerdas !”
April 12, 2010
Potret Ketaqwa’an Raja Arab Saudi Yang Wahhabi nan Salafy
.


George Bush, Presiden Cina Hu Jintao, dan Raja Salafy Wahhabi Lagi Asyik Ber-Toast-ria.
.
Ustad Syi’ah Ali berkata :
Beginilah “Khadimul Haramain”, Raja Abdullah ibn Abdil Aziz memperagakan pengalaman yang tepat dan kâffah dalam “berpegang teguh” dengan syari’at Islam yang melarang meniru dan bertasyabbuh dengan kaum Yahdi, Nashrani dan orang-orang kafir!!
Wahai saudaraku pemegang hak paten Mazhab Salaf Shaleh (PS2) apakah Anda berprasangka baik/husnudzdzan bahwa yang sedang ditenggak raja kebanggaan ulama mazhab Wahabi-Salafy bersama penjahat perang yang tangannya berlumuran darah-darah suci umat Islam itu adalah air Zamzam?! Bukan wisky?!
Baiklah, mari kita berhusnudzdzan bahwa itu adalah menimun yang halal, terus bagaimana dengan budaya “Toast” yang diperagakan Raja Salafy-Wahabi itu, bukankah itu budaya orang kafir?, yang tidak dikenal dalam syariat Nabi Muhammad Saw? bukankah seorang ulama besar dan mantan mufti dinasti al-Saud Bin Baz kebanggaan wahhabi-salafy pernah mengharamkan bertepuk tangan dengan alasan bertasyabuh dengan orang-oramg kafir, lalu mana fatwa Dewan Fatwa Kerajaan Wahhabi-Salafy Saudi Arabia (Hai’ah al Kibar al Ulama) tentang hukum ber-”Toast” yang jelas-jelas bertasyabuh dengan orang-0rang kafir itu?!
Apakah Nabi Muhammad saw.pernah mencontohkan prilaku “miring” tradisi “Toast” atau “Ting Tung” alias minum bareng seperti itu apalagi dengan penjahat perang?
Di manakah ulama Wahabi-Salafy Arab itu sehingga membiarkan rajanya melakukan adegan bermesraan dengan penjahat perang, dan ber-toast-ria?! Apakah semua ulama Wahhâbi itu buta? Atau pura-pura buta? Atau mereka adalah sekawanan para penjilat yang berkedok agamis? Atau memang mereka juga alat Imprialisme Barat/Amerika dan kaki tangan Zionis?
Mengapakah kaum Salafi-wahhabi di tanah air juga menjadi tuli dan buta dari menyaksikan kenyataan ini?!
Wahai saudaraku kaum Muslimin, tanah suci kaum Muslimin harus dibebaskan dari cengkeraman kaum yang tidak memelihara kesucian Haramain!
Kota suci Mekkah dan Madinah bukan milik kaum Wahhabi Salafy bukan pula milik keluarga kerajaan Arab Saudi! Berdasarkan ayat Al Qur’an, Allah SWT menjadikannya untuk umat manusia yang mukmin guna menegakkan penghambaan kepada Allah!
***********************
.
Galery Foto Keluarga Kerajaan Saudi Al Wahhabi Al Salafy
.

Raja Abdullah bin Abdul Aziz dengan Paus Bennedict
.

Raja Abdullah bin Abdul Aziz dengan Tokoh Yahudi
.
Cipika-cipiki Raja Abdullah dengan Sang Tuan George Bush
.
Raja Abdullah memberikan medali penghargaan untuk sang boss Mr. Bush
.
Raja Abdullah bin Abdul Aziz,…Thank you Bos !
.

Lagi medali penghargaan untuk sang Tuan Baru Mr. Obama, dari Raja Abdullah bin Abdul Aziz -Amir wahabiyyun Salafiyyun-
.

Tuan Bush dan Abdullah bin Abdul Aziz bergandengan tangan
.

Bergandengan Tangan Raja Abdullah dengan sang Tuan Mr. Bush Senior dan Staf Dick Cheney dan Jenderal Perang Teluk Colin Powell
.


Raja Abdullah dan Obama dan di Belakang Lukisan Mendiang Raja-Raja Saudi Yang Telah Al Marhum, Bagaimana dengan Fatwa ulama Wahhabi-Salafy yang mengharamkan lukisan dan foto?
Dari kiri, Raja Abdullah (Saudi), Menlu Arab Saudi, Saud Al-faisal, Raja Abdullah (Jordan), dan Tuan Mereka Mr.George Bush
Pelajar Agama Non-Iran di Qom buat tunjuk perasaan
Pelajar-pelajar agama non-Iran di Qom(International Universiti of Al-Mustafa s.a.w) pada hari Jumaat 8/4 mengadakan tunjuk perasaan di depan bangunan Pejabat PBB dan Kedutaan Besar Arab Saudi di Teheran, Iran bagi membantah kekejaman dan keganasan di Bahrain.
Tunjuk perasaan itu dihadiri hampir 1,000 orang pelajar dari 32 buah negara seperti Afghanistan, Pakistan, Iraq, Nigeria, Turki, Indonesia, Malaysia, Canada dan lain-lain.
Tunjuk perasaan itu bermula pada pukul 10 pagi di depan Bangunan Pejabat PBB di Teheran dengan jeritan slogan “Mampus Amerika” dan “Mampus Israel” yang digemakan oleh pelajar-pelajar Agama Non-Iran di Qom.
“Kedatangan kami disini hanyalah tidak lain untuk membantah tindakan kejam tentera Arab Saudi terhadap rakyat awam Bahrain yang hanya menuntut keadilan dan demokrasi,” kata salah seorang pelajar dari Pakistan.
Tambah beliau, “Kami hanya menuntut PBB mengambil langkah segera bagi menghalang kekejaman tentera Arab Saudi di Bahrain seperti yang dilakukan terhadap Mesir, Tunisia dan negara-negara Arab yang bergejolak lain, dan tidak hanya duduk diam.”
Selepas itu, para pelajar Agama Non-Iran bergerak ke hadapan Kedutaan Besar Arab Saudi di Teheran yang telah di kawal ketat oleh pasukan keamanan Iran.
Salah seorang pelajar Malaysia di Iran mengatakan bahawa pemerintah Arab Saudi telah melakukan langkah yang salah dengan menggerakkan tenteranya membunuh rakyat awam Bahrain yang tidak bersenjata, dan jika ini diteruskan jumlah masyarakat yang membenci Arab Saudi akan terus bartambah.
Beliau menambah bahawa “Masalah di Bahrain bukanlah masalah Sunni dan Syiah, buktinya kami disini tanpa melihat mazhab Sunni atau Syiah telah hadir bersama-sama demi menyatakan sokongan terhadap pejuangan rakyat Bahrain dalam menuntut keadilan dan hak-hak mereka yang sah.
“Ketahuilah bahawa Keluarga Saud dan keluarga Khalifah akan segera tumbang, dan suara fitrah dan suara rakyat akan menang”, tegas beliau.
Sementara itu, aksi tunjuk perasaan juga diadakan kemarin di daerah Qatif, Timur Arab Saudi yang disertai oleh ratusan orang untuk menyatakan penentangan terhadap Keluarga Sa’ud dan tindakan invasi ke Bahrain.
Tentera Arab Saudi yang dikerahkan ke Bahrain atas arahan Amerika Serikat dengan alasan menenteramkan keadaan di Bahrain telah membunuh ratusan rakyat awam baik lelaki, wanita atau anak kecil yang tanpa senjata

syi’ah mengkritik sunni cuma sebatas wacana ilmiah debat intelektual, jadi syi’ah tidak anarkhis brutal menyerang orang seperti kelakukan para teroris
Pengamat politik membandingkan kejahatan yang dilakukan oleh Arab Saudi dengan brutalitas Israel, menyusul invasi militer Riyadh ke Bahrain dalam rangka membantu memadamkan protes anti-pemerintah.
Pada tanggal 14 Maret, Arab Saudi mengirim seribu pasukannya ke Bahrain untuk menindak para pengunjuk rasa Bahrain yang menuntut pengakhiran dinasti al-Khalifa.
Hal ini mendorong pengamat politik untuk meninjau kembali kejahatan rezim Saudi sepanjang sejarah dan mengemukakan pertanyaan, apakah bedanya rezim Saudi dan Israel?”
Rezim Zionis menginvasi Palestina dan mengganti namanya menjadi Israel, dan dinasti Saudi menyerang Hijaz dan menjadikan nama keluarga sebagai nama negara Arab Saudi.
Israel menyerang Lebanon dan Gaza dengan dalih mewujudkan keamanan sementara Saudi melancarkan serangan terhadap warga sipil Bahrain guna mencegah gelombang protes anti-pemerintah itu menyebar menyebar ke Arab Saudi
Israel melanggar berbagai ketentuan internasional dan penggunaan senjata non-konvensional terhadap warga Gaza dan Lebanon. Adapun Arab Saudi menggunakan peluru tajam dan gas saraf dalam menyerang warga Bahrain yang sedang menggelar protes damai.
Israel menyerang area permukiman, rumah sakit dan sekolah-sekolah, sementara Arab Saudi menyerang ambulans dan rumah sakit di Bahrain.
Israel mengandalkan penculikan, pemboman dan berbagai operasi teror ke negara lain demi mempertahankan hegemoninya. Adapun Saudi telah menyiapkan AlQaeda guna melanggengkan dominasinya dan mengirim kelompok teroris ke Irak guna melancarkan teror di pendudukan tersebut.
Dengan perbandingan tersebut, masih belum jelas pula siapa yang yang lebih kriminal dan kejam antara Israel dan Arab Saudi. Namun satu fakta yang pasti bahwa keduanya mendapat dukungan penuh dari Amerika Serikat
.
AKHIR-AKHIR INI, di Tanah Air kita muncul banyak sekali kelompok-kelompok pengajian dan studi keislaman yang mengidentitaskan diri mereka sebagai pengikut dan penyebar ajaran para Salaf Saleh. Mereka sering mengatasnamakan diri mereka sebagai kelompok Salafi. Dengan didukung dana yang teramat besar dari negara donor, yang tidak lain adalah negara asal kelompok ini muncul, mereka menyebarkan akidah-akidah yang bertentangan dengan ajaran murni keislaman baik yang berlandaskan al-Quran, hadis, sirah dan konsensus para salaf maupun khalaf. Dengan menggunakan ayat-ayat dan hadis yang diperuntukkan bagi orang-orang kafir, zindiq dan munafiq, mereka ubah tujuan teks-teks tersebut untuk menghantam para kaum muslimin yang tidak sepaham dengan akidah mereka. Mereka beranggapan, bahwa hanya akidah mereka saja yang mengajarkan ajaran murni monoteisme dalam tubuh Islam, sementara ajaran selainnya, masih bercampur syirik, bid’ah, khurafat dan takhayul yang harus dijauhi, karena sesat dan menyesatkan. Untuk itu, dalam makalah ringkas ini akan disinggung selintas tentang apa dan siapa mereka. Sehingga dengan begitu akan tersingkap kedok mereka selama ini, yang mengaku sebagai bagian dari Ahlusunnah dan penghidup ajaran Salaf Saleh
E-mail Cetak PDF
//
“Wajah ekstremis Islam, yang membenarkan kekerasan dan menggerakkan kebencian, merefleksikan kepentingan orang kaya dan penguasa. Wajah itu dimiliki oleh ideologi yang dikenal sebagai Wahhabisme, sebuah “kultus mati” yang merupakan ajaran resmi penguasa Kerajaan Saudi.” (Stephen Sulaiman Schwartz, Dua Wajah Islam; Moderatisme vs Fundamentalisme dalam Wacana Global).
Peristiwa pengeboman hotel JW Marriot dan Ritz Carlton di Jakarta bulan Juli lalu mencuatkan fenomena menarik. Aksi teror kali ini tidak hanya dikaitkan dengan yang disebut jaringan atau kelompok teroris, seperti Jamaah Islamiyah dan lain sebagainya. Tapi dikembangkan lebih luas lagi hingga menyentuh akar ideologis dari terorisme. Disinilah isu Wahabi muncul.
Fenomena ini tentu saja menarik, karena tampak sekali ada upaya pembentukan opini masyarakat bahwa Wahabi adalah ideologi sangat berbahaya, bahkan lebih berbahaya daripada jaringan teroris, karena merupakan paham ekstrem yang mengajarkan doktrin-doktrin terorisme sehingga setiap pengikutnya, sadar ataupun tidak, berpotensi menjadi teroris. Karena itu wajar jika ada pihak yang meminta agar pemerintah lebih mengantisipasi gerakan Wahabi di Indonesia.
Ada apa dengan Wahabi? Apa itu Wahabi? Apa saja ajaran-ajaran Wahabi? Benarkah Wahabi mengajarkan doktrin terorisme? Mengapa stigma terorisme begitu cepat dilekatkan kepada Wahabi? Bagaimana Wahabi masuk ke Indonesia? Siapakah representasi Wahabi di Indonesia? Masih banyak lagi pertanyaan yang dapat dimunculkan terkait isu Wahabi dan terorisme ini.
Pada hakekatnya, kelompok yang mengaku sebagai salafi yang dapat kita temui di Tanah Air sekarang ini, mereka adalah golongan Wahabi yang telah diekspor oleh pamuka-pemukanya dari dataran Saudi Arabia. Dikarenakan istilah Wahabi begitu berkesan negatif, maka mereka mengatasnamakan diri mereka dengan istilah Salafi, terkhusus sewaktu ajaran tersebut diekspor keluar Saudi.
Kesan negatif dari sebutan Wahabi buat kelompok itu bisa ditinjau dari beberapa hal, salah satunya adalah dikarenakan sejarah kemunculannya banyak dipenuhi dengan pertumpahan darah kaum muslimin, terkhusus pasca kemenangan keluarga Saud -yang membonceng seorang rohaniawan menyimpang bernama Muhammad bin Abdul Wahab an-Najdi- atas semua kabilah di jazirah Arab atas dukungan kolonialisme Inggris. Akhirnya keluarga Saud mampu berkuasa dan menamakan negaranya dengan nama keluarga tersebut. Inggris pun akhirnya dapat menghilangkan dahaga negaranya dengan menyedot sebagian kekayaan negara itu, terkhusus minyak bumi. Sedang pemikiran Muhammad bin Abdul Wahab, resmi menjadi akidah negara tadi yang tidak bisa diganggu gugat. Selain menindak tegas penentang akidah tersebut, Muhammad bin Abdul Wahab juga terus melancarkan aksi ekspansinya ke segenap wilayah-wilayah lain diluar wilayah Saudi
.
Sayyid Hasan bin Ali as-Saqqaf, salah satu ulama Ahlusunnah yang sangat getol mempertahankan serangan dan ekspansi kelompok wahabisme ke negara-negara muslim, dalam salah satu karyanya yang berjudul “as-Salafiyah al-Wahabiyah” menyatakan: “Tidak ada perbedaan antara salafiyah dan wahabiyah. Kedua istilah itu ibarat dua sisi pada sekeping mata uang. Mereka (kaum salafi dan wahabi) satu dari sisi keyakinan dan pemikiran. Sewaktu di Jazirah Arab mereka lebih dikenal dengan al-Wahhabiyah al-Hambaliyah. Namun, sewaktu diekspor keluar (Saudi), mereka mengatasnamakan dirinya sebagai Salafy”. Sayyid as-Saqqaf menambahkan: “Maka kelompok salafi adalah kelompok yang mengikuti Ibnu Taimiyah dan mengikuti ulama mazhab Hambali. Mereka semua telah menjadikan Ibnu Taimiyah sebagai imam, tempat rujukan (marja’), dan ketua. Ia (Ibnu Taimiyah) tergolong ulama mazhab Hambali. Sewaktu mazhab ini berada di luar Jazirah Arab, maka tidak disebut dengan Wahabi, karena sebutan itu terkesan celaan”. Dalam menyinggung masalah para pemuka kelompok itu, kembali Sayyid as-Saqqaf mengatakan: “Pada hakekatnya, Wahabiyah terlahir dari Salafiyah. Muhammad bin Abdul Wahab adalah seorang yang menyeru untuk mengikuti ajaran Ibnu Taimiyah dan para pendahulunya dari mazhab Hambali, yang mereka kemudian mengaku sebagai kelompok Salafiyah”.
Dalam menjelaskan secara global tentang ajaran dan keyakinan mereka, as-Saqqaf mengatakan: “Al-Wahabiyah atau as-Salafiyah adalah pengikut mazhab Hambali, walaupun dari beberapa hal pendapat mereka tidak sesuai lagi (dan bahkan bertentangan) dengan pendapat mazhab Hambali sendiri. Mereka sesuai (dengan mazhab Hambali) dari sisi keyakinan tentang at-Tasybih (Menyamakan Allah dengan makhluk-Nya), at-Tajsim (Allah berbentuk mirip manusia), dan an-Nashb yaitu membenci keluarga Rasul saw (Ahlul-Bait) dan tiada menghormati mereka”.
Jadi, menurut as-Saqqaf, kelompok yang mengaku Salafi adalah kelompok Wahabi yang memiliki sifat Nashibi (pembenci keluarga Nabi saw), mengikuti pelopornya, Ibnu Taimiyah.
Pasca perang Teluk Kedua 1991, Menteri Pertahanan Amerika, Colin Powel, menegaskan, AS akan menutup 150 pangkalan militernya yang telah bertahan selama 45 tahun di Eropa, dan memindahkannya ke pangkalan-pangkalan militer rahasia dan baru di Kuwait, Qatar, Saudi, Oman, Bahrain dan Uni Emirat Arab.
Selanjutnya, menurut seorang pejabat Amerika yang dikutip kantor berita AP, saat ini ada sekitar 5.000 serdadu Amerika yang diposkan di Arab Saudi dan kebanyakan mereka ditempatkan dekat Riyadh. Kerjasama militer Amerika dan Arab Saudi sudah menjadi kebutuhan kedua belah pihak dan akan berlanjut terus terutama dalam masalah pelatihan dan impor peranti keras. Saat ini, di Pangkalan Udara Prince Sultan, Saudi Arabia terdapat sekitar 100 pesawat tempur.
Majalah Washington Post edisi jum’at 28/9/2001 memuat pernyataan penguasa Amerika, bahwa pemerintah Saudi telah memutuskan untuk mengijinkan (setelah mendapat restu dari para ulama kaki tangan penguasa) tentara Amerika yang bertebaran di dalam negaranya –termasuk angkatan udara- untuk bekerja sama dalam memerangi umat Islam di Afghanistan, dan majalah itu menunjukkan bahwasanya kementrian pertahanan Amerika telah kosong lantaran sikap ini dengan pertimbangan memindahkan markas komandonya ke negara teluk yang lain.
Sebagaimana menteri luar negeri kerajaan Saudi Al-Faishol menyatakan pada hari Rabu 26/9/2001, bahwa negaranya akan melaksanakan kewajibannya dan bahwasanya ‘perang melawan teroris’ ini harus tidak terbatas pada penangkapan pelaku-pelaku peledakan, akan tetapi mencakup juga jaringan-jaringan bawah tanah yang membantu para teroris.
Sebenarnya, hubungan kerja sama antara Amerika dan Arab Saudi sudah terjadi bahkan sebelum Operasi Badai Gurun dalam Perang Teluk 1991 (yang membebaskan Kuwait dari pendudukan Irak) dan terus berlangsung setelah perang dengan Irak.
Mantan presiden Amerika, Richard M. Nixon dalam memoarnya menulis: “Untuk pertama kalinya, eksistensi militer AS secara besar-besaran di kawasan ini terjadi pada pertengahan 1367 H/1948 M, melalui Doktrin Truman, yang memberi mandat pembentukan divisi pasukan khusus keenam, yang semula mengendalikan armada AL Amerika Keenam.
Arab Saudi kembali membuka wilayahnya untuk pasukan kuffar Salib pada tahun 1990, ketika lebih dari 500 ribu serdadu Amerika datang ke jazirah Arab tersebut. Jumlah ini menambah puluhan ribu serdadu Inggris, dan Prancis, yang sudah lebih dulu datang sebagai reaksi terhadap invasi Irak ke Kuwait.
Setelah Kuwait dibebaskan dalam Operasi Badai Gurun, Amerika tetap mempertahankan beberapa ribu serdadu angkatan udaranya dan belasan pesawat tempur untuk membuat zona larangan terbang di atas Irak.
Sejak itu, pemerintahan kafir Washington mulai membangun pusat komando udara di tempat itu, dan menghabiskan dana senilai US$ 45 juta demi menjadikannya sebagai pusat komando operasi udara canggih, yang mengkoordinasi serangan udara ke Irak dan Afganistan pada akhir 2001.
Beberapa pengkhianatan yang dilakukan rezim Saudi menurut Syaikh Usamah Al wahabi adalah:
1. Mengizinkan penempatan tentara Amerika di Saudi.
Dikatakan Syaikh Usamah wahabi, “Tanah ini sekarang dipenuhi tentara Amerika dan sekutu-sekutu mereka. Rezim yang berkuasa tidak mampu lagi memerintah tanpa dukungan dan bantuan mereka. Rezim ini telah mengkhianati umat Islam dan mendukung orang kafir, membantu mereka menghadapi umat Islam.”
Dengan membuka jazirah Arab bagi orang-orang kafir, maka rezim ini telah bertindak menentang sabda Nabi Muhammad saw., ”Usirlah orang-orang musyrik dari Jazirah Arab.” (HR Bukhari). Juga sabda beliau saw., “Jika aku hidup lebih lama lagi, Insya Allah aku akan mengusir orang-orang Yahudi dan Nasrani dari Jazirah Arab.” (Al-Jami’ush-Shagir, hadits sahih).
Dengan mengizinkan bercokolnya tentara Amerika di Tanah Suci, menurut Syaikh Usamah, maka sama saja, Raja Arab Saudi telah mengalungkan Salib di dadanya sendiri. “Tanah dan negeri ini sekarang terbuka bagi orang-orang kafir dari Utara sampai Selatan dan dari Timur sampai ke Barat.”
Syaikh Usamah juga membantah peryataan pemerintah Saudi bahwa keberadaan tentara Amerika di sana adalah bersifat sementara untuk melindungi kedua tempat suci umat Islam. Sudah sekian tahun tentara Amerika tetap bercokol di Saudi. Apalagi pemerintah Saudi juga menolak menggantikan tentara Amerika dengan tentara Islam.
Padahal, setelah terjadinya peristiwa peledakan di Al Khobar, 1995, Menteri Pertahanan Amerika William Pery menyatakan, “Kehadiran tentara Amerika adalah untuk menjaga kepentingan Amerika.”
2. Penahanan terhadap sejumlah ulama dan intelektual seperti Syaikh Salman Audah dan Syaikh Safar al-Hawalli yang menentang keras kehadiran pasukan Amerika di Saudi Arabia.
Hawali menulis sebuah buku yang memaparkan sejumlah bukti bahwa kehadiran tentara Amerika di Jazirah Arab adalah sebuah rencana pendahuluan untuk melakukan pendudukan militer.
Bahkan, ia juga mengungkap pengkhianatan Raja Abdul Aziz dalam menyerahkan Al-Aqsha kepada kaum kafir. Pada tahun 1936, para Mujahidin Palestina memulai perjuangan jihad terhadap Inggris. Karena kewalahan, Inggris meminta Raja Abdul Aziz agar melobi para Mujahidin Palestina untuk menghentikan jihad mereka.
Melalui dua anaknya, Abdul Aziz memberikan jaminan kepada para Mujahidin bahwa Inggris akan memenuhi tuntutan mereka untuk meninggalkan wilayah Palestna. “Demikianlah, Raja Abdul Aziz menyerahkan kiblat pertama umat Islam, Masjidil Aqsha, kepada musuh,” kata Syaikh Usamah mengutip pendapat al-Hawalli.
Bisa dibayangkan, dengan pernyataan Syaikh Usamah yang demikian, tentu akan merahlah telinga Raja Fahd, yang menyebut dirinya sebagai “Pelayan Dua Tempat Suci” (Khadimul Haramain).
Namun, Syaikh Usamah memandang pengkhianatan rezim ini berdampak sangat buruk terhadap nasib umat Islam. Merekalah yang – demi mempertahankan kekuasaannya – rela melindungi kepentingan-kepentingan penjajah kafir. “Rezim ini harus bertanggung jawab sepenuhnya terhadap apa yang telah terjadi selama ini, yaitu berkuasanya Amerika di kedua Tanah Suci,” tegas Syaikh Usamah.
Syaikh Usamah wahabi tidak merasa telah berkhianat kepada sang Raja. “Saya tidak pernah berkhianat kepada Raja. Tetapi Raja sendiri yang berkhianat kepada Ka’bah, kiblat kami. Raja telah menyerahkan Tanah Suci ini dikotori oleh najis orang-orang kafir.”
Bayangkan, Rezim Saudi telah membagi-bagi kekayaannya yang merupakan hasil minyak untuk membiayai perang Afghan mencapai $ 20 billion. Bahkan semua pembiayaan tentara Amerika di Jazirah dibebankan kepada negara-negara Arab. Seperti diketahui bersama, lebih dari 60% cadangan minyak dunia berada di Arab Saudi dan Jazirah Arab. Namun sayang sekali kekayaan yang begitu besar ini dinikmati oleh musuh-musuh Allah.
Dalam satu hari, Arab Saudi mampu mengeluarkan minyak sejumlah 6-8 juta Barel. Padahal harga minyak terus melambung tinggi. Sayangnya, pendapatan negara ini tak bisa dinikmati oleh umat Islam sepenuhnya, karena beban kerajaan sangat besar, yakni untuk menggaji tentara Amerika yang konon satu bulannya bisa mencapai $ 10.000.
Ini baru untuk membiayai tentara saja. Belum lagi ketika markas militer mereka di Dhahran dan Al Khabar dibom. Seluruh biaya pembangunan ulang ditanggung oleh pihak kerajaan. Tak heran bila sudah sejak beberapa tahun yang lalu (1997), kerajaan Saudi sampai berhutang sebanyak 340 miliar riyal Saudi kepada Uni Emirat Arab. Ironis!
Ke mana dana minyak ini dimanfaatkan militer Amerika Serikat? Lebih ironis lagi, yakni untuk mengembargo Irak. Akibatnya: 1,5 juta umat Islam Irak meninggal karena kekurangan bahan makanan dan obat-obatan. Ini belum terhitung 400.000 nyawa umat Islam Irak yang meninggal karena gempuran Amerika dan sekutunya dalam perang Teluk serta ditambah dengan perang yang terjadi saat ini.
Lalu untuk membantu Israel mengokohkan eksistensinya di Palestina. Setiap sumbangan Amerika ke Israel akan diwujudkan Israel dalam bentuk peluru untuk membunuh umat Islam Palestina yang berjihad membebaskan kiblat pertama umat Islam tersebut.
Selain itu untuk membunuh umat Islam di Afghanistan dan menghancurkan pabrik obat umat Islam di Sudan. Membantu tentara Salib Filipina membantai umat Islam Moro. Membiayai seluruh gerakan kristenisasi di seluruh penjuru dunia.
Jadi betapa jelas peranan rezim Saudi dalam membantu perang Salib global yang dilancarkan Amerika dan sekutu-sekutunya. Dan kehadiran Al Qa’idah dengan serangan-serangannya yang intensif di Jazirah Arabia semata-mata hanyalah untuk membebaskan dan membersihkan dua kota suci, Mekkah dan Madinah dari najis-najis kafir Amerika dan yang lainnya. Allahu Akbar.

Iran: Amerika Serikat Dalangi Campur Tangan Saudi Di Yaman

TEHERAN, — Setidaknya dua tentara Arab Saudi tewas dalam pertempuran terbaru, dan konflik itu telah lebih jauh meningkatkan ketegangan di kawasan itu, dengan peringatan Iran kepada Arab Saudi untuk tidak ikut campur dalam urusan internal Yaman.
Ali Larijani, ketua parlemen Iran, kemarin menuduh Washington mendalangi pemboman Arab Saudi dari pemberontak Syi’ah di Yaman, situs parlemen dilaporkan.
“Peristiwa yang menyedihkan di negara Islam Yaman yang telah meningkat selama dua minggu dan campur tangan Arab Saudi di Yaman melalui pemboman oleh pesawat tempur berulang-ulang sungguh mengherankan,” seperti yang dikutip ketika Larijani mengatakan kepada deputi.
Dia menuduh Amerika Serikat berada di balik pengeboman, mengatakan: “Laporan menunjukkan bahwa pemerintah Amerika Serikat bekerja sama dalam langkah yang menindas.”
Komentar Larijani datang kurang dari seminggu setelah Sanaa mengkritik “campur tangan” Iran dalam urusan mereka setelah Teheran mengecam intervensi regional dalam perang Yaman dengan para pemberontak dalam sebuah kiasan terselubung yang mengacu ke Arab Saudi.
Parlemen Iran juga menyerukan Organisasi Konferensi Islam untuk ikut campur tangan dalam menghentikan pembunuhan Muslim Yaman.
Pasukan Yaman dan Arab Saudi membombardir posisi pemberontak Syi’ah di sepanjang perbatasan antara kedua negara, menurut saksi dan pejabat militer.
Jet tempur Arab Saudi melanjutkan serangan mereka pada hari Sabtu (14/11/2009) malam dan membombardir tempat persembunyian pemberontak” di daerah perbatasan, kata saksi.
“Keadaan pada hari Ahad pagi relatif tenang tapi operasi udara terhadap daerah perbatasan terus berlangsung.”
Kehadiran militer Arab Saudi di wilayah Jizan telah meningkat selama dua hari, menurut koresponden AFP, yang mengatakan bantuan tersebut terlihat pada rute ke Khubah, dekat dengan posisi pemberontak.
Para pemberontak menyatakan mereka telah meluncurkan serangan kemarin di sebuah pangkalan militer Arab Saudi di Jizan untuk membalas kematian warga sipil yang tewas dalam serangan udara dan artileri.
“Setelah lebih dari delapan hari dari awal serangan artileri dan serangan udara Arab Sauditerhadap penduduk sipil di wilayah Yaman, hari ini … kita menyerang Harra, pangkalan militer Al Ain dengan roket Katyusha dan kebakaran terlihat di kamp itu,” para pemberontak mengatakan dalam sebuah pernyataan.
“Rezim Saudi harus meninjau ulang posisi agresif mereka terhadap orang-orang Yaman yang menolak ketidakadilan.”
Pasukan Arab Saudi telah melakukan penembakan dan pengeboman pada posisi pemberontak di 2.000 m daerah pegunungan di Jabal Dukhan, yang terbentang pada kedua sisi perbatasan, sejak November 2009, setelah pemberontak membunuh seorang penjaga perbatasan dan menduduki dua desa kecil di wilayah Saudi hari sebelumnya.
Riyadh telah mengatakan serangan udara dan pemboman akan berlanjut sampai pemberontak mundur puluhan kilometer dari perbatasan Saudi – Yaman.
Sementara itu, pasukan Yaman pada Sabtu malam mengebom posisi pemberontak di benteng mereka di provinsi Saada dan di Harf Sufyan di provinsi Amran, keduanya di utara Sanaa, seorang pejabat militer Yaman berkata.
“Bentrokan kuat meletus di Harf Sufyan antara tentara dan pemberontak, yang didukung oleh suku-suku,” kata pejabat, dengan menambahkan bahwa lima anggota suku tewas dan tujuh lainnya luka-luka.
Bentrokan itu terjadi setelah bala bantuan dari Sanaa tiba di Harf Sufyan untuk “membantu tentara menguasai daerah itu,” kata pejabat.
Korban yang dilaporkan berjatuhan dari kedua belah pihak dalam pertempuran di Saada. —

Iran Sebut AS dan Israel Dukung Arab Saudi Serang Al-Houthi

Anggota komisi keamanan nasional dankebijakan luar negeri di parlemen Iran, Hossein Ebrahimi menuding Rezim Zionis Israel dan AS bersekongkol dengan Arab Saudi menyerang warga Yaman. Hossein Ebrahimi dalam wawancaranya dengan televisi Al-Alam mengkritik sikap Barat khususnya AS dan Inggris yang mendukung serangan Arab Saudi ke Yaman Utara. Ditambahkannya, negara-negara Arab yang bungkam melihat penderitaan warga Yaman adalah pengekor imperialis dan arogan dunia. Ia menegaskan kondisi di Yaman sangat bertentangan dengan konvensi internasional.
Ebrahimi mengatakan, mengingat para korban tewas dan cidera serta pengungsi Al-Houthi adalah muslimin tidak seharusnya Raja Arab Saudi yang mengklaim dirinya sebagai Khadimul Haramain Al-Syarifain (pelayan dua masjid suci, masjidil Haram Makkah dan Masjid Nabawi Madinah) menyerang negara Islam lainnya. Menurutnya, Arab Saudi seharusnya membantu umat Islam. Dalam kesempatan tersebut, Ebrahimi menegaskan bahwa dukungan parlemen Iran terhadap warga tertindas adalah kewajiban Islam dan kemanusiaan mereka.
Ebrahimi mengatakan, lebih dari 250 anggota parlemen Iran membubuhkan tanda tangan dalam statemen yang mengutuk tindakan Arab Saudi terhadap warga Yaman. Pemerintah Yaman sejak 11 Agustus dengan bantuan Arab Saudi menggelar operasi untuk menghancurkan milisi Al-Houthi di Provinsi Saada, Yaman Utara. Sementara itu, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan, ratusan orang tewas termasuk puluhan warga sipil dan 150.000 lainnya mengungsi akibat perang di wilayah Yaman Utara.
Ahmadinejad: Rakyat Bolivia Sama dengan Bangsa Iran
Presiden Republik Islam Iran, Mahmoud Ahmadinejad dan Presiden Bolivia, Evo Morales masing-masing menyatakan bahwa bangsa mereka berada dalam satu front dunia untuk mengupayakan kemajuan dan keadilan. Kantor Berita IRNA melaporkan, Ahmadinejad mengatakan, Iran dan Bolivia mempunyai hubungan kuat dan kokoh yang berlandaskan persahabatan. Ditambahkanya, “Meski ditekan kekuatan imperialisme dan musuh-musuh kedua negara ini, namun kerjasama Iran dan Bolivia terus memberikan hasil.”
Ahmadinejad dalam acara penandatanganan nota kesepakatan dan kerjasama antara Bolivia dan Iran, mengatakan, “Bangsa Bolivia sama seperti bangsa Iran yang merupakan bangsa besar dan menghendaki keadilan. Meski kedua negara ini jauh dari sisi geografi, namun pandangan dan harapan kedua negara ini sangat dekat.” Ahmadinejad juga merasa puas akan peresmian proyek bersama di Bolivia. Dikatakannya, kerjasama kedua negara di bidang pembangunan pabrik dan pusat-pusat kesehatan telah sampai pada tahap final.
Dalam kesempatan tersebut, Morales menyampaikan rasa senangnya atas kedatangan Ahmadinejad di La Paz mengatakan, “Hubungan dan kerjasama Iran dan Bolivia di berbagai bidang kian kokoh dan tangguh.” Seraya mengapresiasi bangsa Iran dalam memerangi imprealisme, Morales menuturkan, “Selama imprealisme bercokol, perluasan dan pembangunan tidak akan terjadi, bahkan independensi dan kedaulatan akan kehilangan makna.”
Setelah berkunjung ke Bolivia, Ahmadinejad, tiba di Caracas, ibukota Venezuela, yang disambut secara resmi oleh Presiden Hugo Chavez.
Militer Inggris Langgar HAM di Irak
Ali al-Mayali, Juru Bicara Fraksi Sadr di Parlemen Irak menuding militer agresor Inggris melanggar hak asasi manusia di Irak. Ali al-Mayali kepada wartawan televisi al-Alam mengatakan, “Sejak pendudukan Irak tujuh tahun lalu, militer agresor Inggris dan Amerika Serikat melakukan penyiksaan terhadap rakyat Irak dengan berbagai cara dan melanggar hak asasi mereka.” Ditegaskannya, bangsa Inggris dan AS serta masyarakat dunia menentang berbagai bentuk penyiksaan dan pelanggaran hak asasi manusia dan mereka menuntut hukuman bagi para pelanggar HAM di Irak.”
Menyinggung pembantaian 35 warga sipil Irak oleh tentara Inggris, al-Mayali menekankan, militer Inggris di Basrah secara terang-terangan melanggar hak asasi manusia dengan membunuh anak-anak dan menghancurkan rumah mereka.
Juru Bicara Fraksi Sadr ini menegaskan, militer Inggris dan AS adalah pasukan agresor dan bangsa Irak menyadari haknya untuk membela diri dan melawan mereka dengan berbagai cara. Ali al-Mayali mendesak pemerintah Irak membentuk komisi pencari fakta atas pelanggaran hak asasi manusia dan kejahatan agresor Inggris dan AS serta menyerahkannya ke mahkamah internasional. Jubir fraksi Sadr ini juga mendesak pemerintah Irak mengerahkan seluruh daya untuk menjamin hak warganya.
Hamas Tolak Pengalihan Kuasa dari Parlemen ke Dewan Pusat PLO
Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) menentang segala bentuk usulan pengalihan kekuasaan dari parlemen ke Dewan Pusat Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) dan menilai tindakan ini bermakna kudeta terhadap legitimasi parlemen dan bertentangan dengan undang-undang dasar.
Sebagaimana dilaporkan pusat penerangan Palestina dari Jalur Gaza, Salah Mohammad Al Bardawil, Juru Bicara delegasi Hamas di Parlemen Palestina, mengkritik mental para pemimpin Fatah dan PLO yang memberikan keistimewaan kepada rezim Zionis dan Amerika Serikat, seraya menuding mereka menghalangi proses tercapainya kesepakatan nasional untuk menjauhkan Hamas dari arena politik Palestina.
Beberapa waktu lalu, Ketua Dewan Nasional Palestina, Salim al-Za’nun mengklaim bahwa friksi antara Hamas dan Fatah telah relatif mereda dan mengusulkan pertemuan di Dewan Nasional Palestina pada 15 Desember mendatang guna membahas pengalihan kekuasaan dari Parlemen Palestina ke Dewan Pusat PLO.


DOA PAGI DAN SORE HARI
IMAM HUSAIN BIN ALI BIN ABI THALIB
Dengan Asma Allah yang Mahakasih dan Mahasayang
Dengan nama Allah, dengan Allah, dari Allah,
Kepada Allah, di jalan Allah dan atas agama Rasulullah
Aku berserah diri pada Allah
Tiada kekuasaan dan kekuatan kecuali dengan
Allah Yang Mahatinggi lagi Mahaagung
Ya Allah
Sesungguhnya aku menyerahkan diriku pada-Mu
Aku hadapkan wajahku ke hadapan-Mu
Aku serahkan urusanku pada-Mu
Kepada-Mu aku memohon ampun
dari seluruh kejahatan di dunia dan akhirat
Ya Allah
Sesungguhnya Engkaulah yang mencukupiku dari setiap orang
Tiada seorang pun yang mencukupi aku dari-Mu
Maka cukupilah aku dari semua orang
yang aku khawatirkan dan yang aku takuti
berikan keluasan dan jalan keluar dari semua urusanku
Sesungguhnya Engkau mengetahui,
sedangkan aku tidak mengetahui
Engkau yang berkuasa sedangkan aku tidak kuasa
Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu
Dengan kasih-Mu
Wahai Tang Terkasih dari segala yang mengasihi
Salah satu akar terorisme; karena salahpaham terhadap kandungan QS. al-Ma’idah: 44. Waspada, jangan sampai anda terjebak…!!!



Bom teroris wahaby menyerang acara maulid Nabi di Srilanka, Muslim Sunni madzab hanafi yang jadi korban!!
Firman Allah yang dimaksud adalah:
ومن لم يحكم بما أنزل الله فأولئك هم الكافرون (المائدة: 44)……
[Al amidah ayat 44] “Sesungguhnya Kami telah menurunkan Kitab Taurat, yang mengandungi petunjuk dan cahaya yang menerangi; dengan Kitab itu nabi-nabi yang menyerah diri (kepada Allah) menetapkan hukum bagi orang-orang Yahudi, dan (dengannya juga) ulama mereka dan pendita-penditanya (menjalankan hukum Allah), sebab mereka diamanahkan memelihara dan menjalankan hukum-hukum dari Kitab Allah (Taurat) itu, dan mereka pula adalah menjadi penjaga dan pengawasnya (dari sebarang perubahan). Oleh itu janganlah kamu takut kepada manusia tetapi hendaklah kamu takut kepadaKu (dengan menjaga diri dari melakukan maksiat dan patuh akan perintahKu); dan janganlah kamu menjual (membelakangkan) ayat-ayatKu dengan harga yang sedikit (kerana mendapat rasuah, pangkat dan lain-lain keuntungan dunia); dan sesiapa yang tidak menghukum dengan apa yang telah diturunkan oleh Allah (kerana mengingkarinya), maka mereka itulah orang-orang kafir.”
[Al maidah ayat 45] : Dan kami telah tetapkan atas mereka di dalam kitab Taurat itu, bahawa jiwa dibalas dengan jiwa, dan mata dibalas dengan mata, dan hidung dibalas dengan hidung, dan telinga dibalas dengan telinga, dan gigi dibalas dengan gigi, dan luka-luka hendaklah dibalas (seimbang). Tetapi sesiapa yang melepaskan hak membalasnya, maka menjadilah ia penebus dosa baginya; dan sesiapa yang tidak menghukum dengan apa yang telah diturunkan Allah, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.
[Al Maidah ayat 46]: Dan Kami utuskan Nabi Isa Ibni Maryam mengikuti jejak langkah mereka (Nabi-nabi Bani Israil), untuk membenarkan Kitab Taurat yang diturunkan sebelumnya; dan Kami telah berikan kepadanya Kitab Injil, yang mengandungi petunjuk hidayah dan cahaya yang menerangi, sambil mengesahkan benarnya apa yang telah ada di hadapannya dari Kitab Taurat, serta menjadi petunjuk dan nasihat pengajaran bagi orang-orang yang (hendak) bertaqwa.
——–
Para ulama kita menyatakan bahwa ayat di atas tidak boleh dimaknai secara harfiyah. Sebab mengambil faham harfiyah; dengan memaknai makna zhairnya akan menghasilkan bumerang. Artinya, klaim “kafir” secara mutlak terhadap orang yang tidak memakai hukum Allah akan kembali kepada dirinya sendiri. Artinya sadar atau tidak sadar ia akan mengkafirkan dirinya sendiri, karena seorang muslim siapapun dia, [kecuali para Nabi dalam masalah ajaran agama], akan jatuh dalam dosa dan maksiat. Artinya, ketika orang muslim tersebut melakukan dosa dan maksiat berarti ia sedang tidak melaksanakan hukum Allah. Lalu, apakah hanya karena dosa dan maksiat, bahkan bila dosa tersebut dalam kategori dosa kecil sekalipun, ia dihukumi sebagai orang kafir?! Bila demikian berarti semenjak dimulainya sejarah kehidupan manusia tidak ada seorangpun yang beragama Islam, sebab siapapun manusianya pasti berbuat dosa dan maksiat. karenanya, firman Allah di atas tidak boleh dipahami secara harfiyah “Barangsiapa tidak memakai hukum Allah maka ia adalah orang kafir”, pemahaman harfiyah semacam ini salah dan menyesatkan.

Wahhabism: A Critical Essay


Sedikit sedutan sinopsis buku Dr. Hamid Algar berjodol “Wahhabism: A Critical Essay”:-
  • Wahhabism, a peculiar interpretation of Islamic doctrine and practice that first arose in mid-18th century Arabia, is sometimes regarded as simply an extreme or uncompromising form of Sunni Islam. This is incorrect, for at the very outset the movement was stigmatized as aberrant by the leading Sunni scholars of the day, because it rejected many of the traditional beliefs and practices of Sunni Islam and declared permissible warfare against all Muslims that disputed Wahhabi teaching.
Pada mukasurat 3, tertulis:-
  • It has, however, been observed by knowledgeable Sunnis since the earliest times that the Wahhabis do not count as part of the Ahl al-Sunna wa al-Jama`a, for almost all the practices, traditions and beliefs denounced by Muhammad b. ‘Abd al-Wahhab have been historically integral to Sunni Islam, enshrined in a vast body of literature and accepted by the great majority of Muslims. Precisely for that reason, many of the ‘ulama contemporary with the first emergence of Wahhabism denounced its followers as standing outside the pale of Ahl al-Sunna wa al-Jama`a. That Wahhabis are now counted as Sunni is one indication that the term “Sunni” has come to acquire an extraordinarily loose meaning, not extending much beyond recognition of the legitimacy of the first four caliphs (regarded by Sunnis as the Khulafa al-Rashidun ["the Rightly Guided Caliphs"]; in fact, it signifies little more than “non-Shi`i”. Our characterization of Wahhabis as non-Sunni is therefore above all a historical clarification; it has in itself no polemical purpose, if only because for the present writer Sunnism is but one representation and interpretation of Islam.
Adakah Wahhabi tergolong dalam kumpulan majoriti Ahlus Sunnah wal Jama`ah mazhab 4 ? Sila dapatkan buku tersebut dan baca kandungannya dengan teliti. Dr. Hamid Algar seorang berbangsa Inggeris yang lahir di England pada tahun 1940 dan memeluk agama Islam. Lulusan doktor falsafah dalam pengajian Islam daripada Universiti Cambridge dan menguasai bahasa-bahasa ‘Arab, Parsi dan Turki. Kini menjadi pensyarah di Universiti California, Berkeley.

‘Sir’ Fahd – Dapat Penghargaan Inggeris dan BERKALUNG SALIB


Mungkin ramai yang tidak mengetahui yang Kerajaan Arab Saudi berhutang budi dan “body” serta nyawa dengan Empayar British. Ini adalah kerana “berkat” kerjasama dan bantuan Britishlah, maka tertubuhnya Kerajaan Arab Saudi mengikut sunnah Great Britain bersendikan ajaran Wahhabiyyah. Pemimpin-pemimpin Saudi merupakan “loyal servants” bagi Empayar British, dahulu dan sehingga kini, dan kini ditambah pula jadi khadam Amerika dan sekutunya, Bahkan Raja Abdul Aziz menerima gaji bulanan berjumlah 5,000 paun sterling daripada British mulai tahun 1917. Selain daripada itu, Kerajaan British telah menganugerahkan “knighthood” kepada Raja Abdul Aziz, bahkan Raja Fahd pun dapat anugerah tersebut.
Walau apa pun Raja Fahd dah pergi menemui Penciptanya, tetapi kebenaran harus dan perlu diketahui ramai. Hansome tak Fahd dengan berkalungkan pingat salibiyyah di lehernya ? Apa pulak fatwa ulama Wahhabi , kalau orang pakai azimat tentu mereka terus tuduh kafir dan syirik. Kalau pakai salib, nak kata apa ? Kalau tuan-tuan dan puan-puan nak tengok lagi gambar warna kesegakan Raja Fahd dengan pingat kebesarannya boleh carilah buku “Custodian of the Two Holy Mosques King Fahd bin Abdul Aziz”, Guernsey, Channel Islands, 2001, p. 214, karya Dr. Fouad al-Farsy.
Berikut petikan dari buku Dr. Hamid Algar “Wahhabism: A Critical Essay”, mukasurat 38 – 39:-
  • The first contact was made in 1865, and British subsidies started to flow into the coffers of the Saudi family, in ever growing quantity as World War One grew closer. The relationship fully matured during that war. In 1915, the British signed with the Saudi Ruler of the day, ‘Abd al-’Aziz b. Sa`ud (Ibn Sa`ud), one of those contracts with their underlings that were euphemistically known as “treaties of friendship and cooperation”. Money was, of course, the principal lubricant of friendship and cooperation, and by 1917 the Saudi ruler was receiving five thousand (5,000) pounds a month, not a bad sum for a junior hireling of the British Empire. However, the British also graciously saw fit to confer a knighthood on the champion of Wahhabism. (In later years these formalities continued to be observed; in 1935, ‘Abd al-’Aziz b. Sa`ud was made a Knight of the Order of the Bath. Likewise, when visiting Queen Elizabeth in 1986, King Fahd, “Custodian of the Two Holy Mosques,” was photographed with the cruciform insignia of a British knightly order hanging round his neck.)
Allahummashuril Islam wal Muslimin bijaahi Sayyidil Mursalin.

Mengenal Pimpinan majalah salafi palsu /teroris / khawarih murji’ah :

Ust Muh. Mas’ad Lc (Redaktur pelaksana majalah
An Najah solo)

Penyebar dan penyelenggara bedah buku majalah an-najah di lampung : Ust Agus Supriyadi Lc (pengasuh dialog imani RRI) yang sering mengadakan taklim -taklim wahhaby di Lampung!

GB
Buku-buku yang disita dari dalam rumah tersebut. Salah satu buku berisi langkah-langkah teknis merakit senjata dan bahan peledak yang ditulis dalam bahasa inggris.
GB
GB
SOLO, KOMPAS.com — Tim Densus 88 Antiteror menangkap tiga orang di Solo, Jawa Tengah, sepanjang operasi yang dilakukan sejak Rabu (12/5/2010) malam. Awalnya, Densus menangkap Joko Purwanto di Purbayan, Sukoharjo, dan Abdul Hamid di Purwosari, Rabu malam.
Selanjutnya, Kamis pagi ini, Densus menggerebek sebuah toko aki di Dukuh Gondang, Desa Baki, Sukoharjo, dan menangkap Erwin. “Ini hasil pengembangan setelah penangkapan di Purbayan dan Purwosari,” kata seorang petugas kepolisian setempat yang tidak bersedia disebut namanya.
Sebelumnya diberitakan bahwa berdasarkan informasi Kepala Desa Bakipandeyan Pardio, ada dua orang yang ditangkap dalam operasi di Solo. Dalam penggerebekan di toko aki, Densus menyita sejumlah senjata api laras panjang dan pendek, ratusan peluru, belati, CD, dan buku-buku.
Hingga sekitar pukul 11.00, ribuan warga menyaksikan lokasi toko aki yang telah dipasangi garis polisi. Petugas Brimob berjaga-jaga di lokasi. Sementara itu, arus lalu lintas Sukoharjo-Solo terlihat tersendat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar